Malam Berkesan Mahasiswa UIN Ar-Raniry di Sekolah Islam Darul Izzah Malaysia

  • 09 Sep 2026 18:33 WIB
  •  Banda Aceh

RRI, CO.ID, YAN, KEDAH, MALAYSIA — Suasana penuh keceriaan mewarnai malam di Sekolah Menengah Islam Darul Izzah, Yan, Kedah, Malaysia, Selasa 7 September 2026.

Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh yang sedang melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Internasional menggelar kegiatan Movie Time dan Balon Harapan bersama para santri.

Kegiatan tersebut rangkaian program KPM danPKL Internasional mahasiswa UIN Ar-Raniry di Malaysia. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan penuh pihak pimpinan Sekolah Menengah Islam Darul Izzah, Ust. Muhammad Iqbal bin Abu Yazis, serta para ustaz dan ustazah yang turut berperanan dalam mendukung kelancaran kegiatan bersama para santri. Kegiatan ini juga dipandu dan didampingi oleh supervisor,Harri Santoso, M.Ed, yang turut memberikan arahan selama pelaksanaan kegiatan.

Berbeda dengan aktivitas pembelajaran rutin, Movie Time dikemas sebagai kegiatan rekreatif yang tetap mengandung nilai edukatif sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara mahasiswa dan para santri. Dalam suasana santai dan akrab, para santri bersama mahasiswa menyaksikan film animasi JUMBO melalui layar berukuran besar yang telah disiapkan.

Antusiasme para santri terlihat sejak kegiatan dimulai. Mereka mengikuti pemutaran film dengan penuh perhatian dan keceriaan. Kegiatan menonton bersama tersebut menciptakan ruang interaksi yang lebih informal sehingga mahasiswa UIN Ar-Raniry dan para santri dapat berkomunikasi serta membangun kedekatan dalam suasana yang hangat.

Pemilihan film JUMBO juga dinilai relevan dengan tujuan kegiatan karena menghadirkan pesan mengenai persahabatan, keluarga, keberanian, dan perjuangan dalam menghadapi berbagai tantangan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar yang dapat diterima para santri melalui pendekatan yang lebih menyenangkan. Selain menjadi sarana hiburan, Movie Time menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempererat hubungan dengan santri-santri sekolah serta menciptakan suasana kebersamaan selama pelaksanaan KPM dan PKL Internasional.

Setelah pemutaran film selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi “Balon Harapan”. Dalam kegiatan ini, para santri diajak menuliskan harapan, cita-cita, dan doa yang ingin mereka wujudkan pada masa mendatang.

“Balon Harapan” menjadi simbol bahwa setiap individu memiliki impian yang ingin dicapai dan membutuhkan keberanian untuk mewujudkannya. Balon yang telah dihiasi dengan tulisan harapan para santri kemudian menjadi representasi sederhana dari cita-cita yang ingin mereka bawa menuju masa depan.

Dengan penuh antusiasme, para santri menuliskan berbagai harapan mereka. Mahasiswa juga memberikan motivasi agar para santri terus belajar, berani memiliki cita-cita, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi proses untuk mencapainya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan. Para mahasiswa dan santri saling berbagi semangat dan harapan, menciptakan momen kebersamaan yang sederhana namun memberikan kesan mendalam.

Bagi 10 mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman berharga selama menjalankan KPM dan PKL Internasional di Sekolah Menengah Islam Darul Izzah.

Program internasional ini tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menjalankan kewajiban akademik dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga membuka ruang pembelajaran lintas budaya. Interaksi dengan para santri dan warga sekolah memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam membangun komunikasi, bekerja sama, mengembangkan kreativitas, serta beradaptasi dengan lingkungan pendidikan di negara lain.

Dukungan dari pimpinan Sekolah Menengah Islam Darul Izzah, Utd. Iqbal, serta para ustaz dan ustazah menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan berbagai kegiatan mahasiswa di lingkungan sekolah.

Program Movie Time dan “Balon Harapan” diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus pengalaman positif bagi para santri. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa UIN Ar-Raniry dalam menghadirkan aktivitas yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan selama menjalankan KPM dan PKL Internasional.

Malam 7 September 2026 menjadi salah satu rangkaian momen berkesan dalam perjalanan mahasiswa UIN Ar-Raniry di Malaysia. Jika Movie Time menghadirkan hiburan sekaligus pesan tentang persahabatan, keluarga, keberanian, dan perjuangan, maka “Balon Harapan” menjadi simbol cita-cita dan doa yang ingin diwujudkan para santri di masa depan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh berharap pelaksanaan KPM dan PKL Internasional di Sekolah Menengah Islam Darul Izzah tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan akademik, tetapi juga meninggalkan kenangan positif serta memberikan manfaat bagi para santri dan seluruh warga sekolah.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa proses pengabdian dan pembelajaran dapat berlangsung melalui berbagai cara, termasuk melalui aktivitas kreatif dan interaktif. Dari layar besar dan balon-balon yang membawa harapan, tumbuh kebersamaan, persahabatan, serta semangat untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.

Penulis: Zahratur Ramadhani (Mahasiswi Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Internasional Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....