Di Balik Gelar Juara Timnas Indonesia, Ada Tangan Emil Audero
- 06 Okt 2026 09:46 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Emil Audero menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam final menghadapi Thailand di Stadion Gelora Bung Karno, Senin 5 Oktober 2026 malam WIB, ketangguhan Emil di bawah mistar berujung pada kemenangan dramatis Indonesia melalui adu penalti.
Pertandingan berlangsung ketat. Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu. Dean James lebih dulu membawa Indonesia unggul pada menit ke-84, sebelum Thailand menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron tiga menit kemudian. Thailand kembali memimpin lewat Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111, tetapi Elkan Baggott menyamakan skor lima menit berselang.
Ketika pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, peran Emil semakin penting. Indonesia sudah mendapatkan keuntungan setelah eksekutor Thailand, Sarach Yooyen, gagal menjalankan tugasnya. Emil kemudian menjadi penentu ketika mampu menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya.
Penyelamatan tersebut memastikan Indonesia memenangkan adu penalti 4-2. Empat eksekutor Indonesia, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott dan Shayne Pattynama, menjalankan tugas dengan sempurna. FIFA kemudian menempatkan Audero sebagai sosok yang muncul sebagai pahlawan setelah menggagalkan penalti Thailand pada momen penentuan.
Menariknya, ketenangan Emil di final tidak terlepas dari pengalamannya menghadapi tekanan di LaLiga bersama Rayo Vallecano. Sebelum bergabung dengan Timnas untuk FIFA ASEAN Cup, Emil telah tampil menghadapi sejumlah klub besar Spanyol. Data pertandingan mencatat ia bermain penuh ketika Rayo menghadapi Real Madrid, Espanyol dan Osasuna pada September 2026.
Dalam laga melawan Real Madrid, Emil memang kebobolan empat gol ketika Rayo kalah 1-4. Namun, ia tercatat melakukan tujuh penyelamatan dari 11 percobaan tepat sasaran. Setelah itu, Emil tampil ketika Rayo mengalahkan Espanyol 2-1 dan bermain imbang 1-1 melawan Osasuna. Catatan tersebut menunjukkan ia mampu beradaptasi dengan tuntutan kompetisi kasta tertinggi Spanyol.
Secara keseluruhan, data resmi LaLiga mencatat Emil telah tampil tiga kali sebagai starter untuk Rayo Vallecano pada musim 2026/2027 dengan total 270 menit bermain. Ia membukukan 12 penyelamatan dan empat blok dalam tiga penampilan tersebut.
Profil Emil Audero, dari Mataram hingga Jadi Pahlawan Timnas Indonesia
Penjaga gawang yang memiliki nama lengkap Emil Audero Mulyadi itu menjadi pilihan utama pelatih timnas Indonesia Jonh Herdman pada babak final berhadapan dengan Thailand. Pria kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, 18 Januari 1997 itu memiliki pengalaman panjang di kompetisi Eropa sebelum akhirnya menjadi bagian dari skuad Garuda.
Emil memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Edy Mulyadi, sementara ibunya, Antonella Audero, berasal dari Italia. Dalam perjalanan kariernya, Emil berkembang melalui sistem sepak bola Italia dan pernah memperkuat sejumlah klub, termasuk Sampdoria, Inter Milan, serta Como.
Memasuki musim 2026/2027, Emil membuka babak baru dalam kariernya dengan memperkuat Rayo Vallecano di LaLiga. Status tersebut menjadikannya salah satu penjaga gawang Indonesia yang berkiprah di kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Data resmi LaLiga mencatat Emil menggunakan nomor punggung 25, berposisi sebagai kiper, dengan tinggi 190 sentimeter.
Perjalanan Emil bersama Timnas Indonesia juga semakin mendapat perhatian setelah ia tampil dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Pengalamannya bermain di kompetisi Eropa menjadi modal penting ketika dipercaya menjaga gawang Indonesia dalam turnamen tersebut.
Karakter Emil sebagai penjaga gawang terlihat dari kemampuannya membaca situasi pertandingan, melakukan penyelamatan dan tetap tenang ketika menghadapi tekanan. Kualitas tersebut akhirnya mendapatkan panggung terbesar ketika Indonesia menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Karno.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....