Alejandro Garnacho Tinggalkan Chelsea, Merapat ke Aston Villa

  • 23 Jul 2026 19:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Alejandro Garnacho dikabarkan selangkah lagi meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026/2027. Winger asal Argentina itu disebut telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Aston Villa dengan status pinjaman selama satu musim.

Menurut laporan The Athletic, kesepakatan antara Chelsea dan Aston Villa telah rampung. Selain skema peminjaman, transfer tersebut juga disertai klausul kewajiban pembelian permanen apabila sejumlah syarat yang telah disepakati kedua klub terpenuhi.

Kepindahan ini mengakhiri kebersamaan Garnacho di Stamford Bridge yang hanya berlangsung selama satu musim setelah direkrut dari Manchester United. Selama membela The Blues, pemain berusia 22 tahun itu dinilai belum mampu memenuhi ekspektasi sehingga kesulitan mengamankan tempat sebagai pilihan utama.

Aston Villa menjadi pelabuhan baru bagi Garnacho setelah pelatih Unai Emery menjadikannya salah satu target utama untuk memperkuat sektor sayap. Emery diyakini melihat kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan agresivitas Garnacho sebagai elemen penting untuk meningkatkan daya gedor timnya pada musim mendatang.

Laporan The Athletic menyebut Aston Villa sebenarnya telah lama memantau perkembangan Garnacho. Emery bahkan sempat mencoba merekrut sang pemain saat meninggalkan Manchester United pada bursa transfer musim panas tahun lalu.

Namun, ketika itu Garnacho memilih menerima tawaran Chelsea. Setelah satu musim berlalu, Aston Villa akhirnya berhasil mencapai kesepakatan dengan The Blues untuk membawa pemain asal Argentina tersebut ke Villa Park.

Proses kepindahan Garnacho juga disebut telah memasuki tahap akhir. Sang pemain dikabarkan sudah menjalani tes medis di Birmingham dan menyepakati kontrak berdurasi empat tahun yang akan mulai berlaku apabila status pinjamannya berubah menjadi transfer permanen.

Transfer ini berlangsung di tengah proses perombakan skuad Chelsea bersama pelatih anyar Xabi Alonso. Demi mempercepat penyelesaian proses transfer, Garnacho bahkan dikabarkan mendapat izin untuk tidak mengikuti agenda latihan pramusim bersama skuad The Blues.

Secara statistik, Garnacho memang belum mampu menunjukkan performa terbaiknya selama berkostum Chelsea. Ia hanya menjadi starter dalam 22 pertandingan di semua kompetisi, termasuk 14 laga di Premier League, dengan kontribusi delapan gol sepanjang musim.

Kepergian Garnacho juga menjadi bagian dari aktivitas transfer Chelsea pada musim panas ini. Sebelumnya, The Blues telah mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa dengan nilai transfer mencapai 117 juta poundsterling. Aston Villa pun melihat Garnacho sebagai sosok ideal untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Rogers.

Bagi Garnacho, kepindahan ke Aston Villa menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya di Liga Inggris. Bermain di bawah arahan Unai Emery diharapkan dapat membantunya kembali menemukan performa terbaik sekaligus mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.

Sebelum bergabung dengan Chelsea, Garnacho menghabiskan lima musim bersama Manchester United. Selama membela Setan Merah, ia tampil dalam 144 pertandingan di berbagai ajang dan mencetak 26 gol, sekaligus berkembang menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di Inggris.

Meski demikian, kebersamaan Garnacho dengan Manchester United berakhir kurang harmonis setelah tidak lagi menjadi pilihan utama di bawah asuhan Ruben Amorim. Saat meninggalkan Old Trafford, pemain asal Argentina itu juga mengakui pernah melakukan sejumlah kesalahan yang membuat posisinya di dalam tim semakin sulit.

Apabila seluruh proses administrasi berjalan lancar, Aston Villa diperkirakan akan segera mengumumkan Alejandro Garnacho sebagai rekrutan anyar mereka untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Sumber: bola.net

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....