Akhyar Ilyas Resmi Tangani PSPS Pekanbaru untuk Musim 2026/2027

  • 23 Jun 2026 19:10 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pelatih asal Aceh, Akhyar Ilyas, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala PSPS Pekanbaru untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Kabar tersebut diumumkan manajemen klub berjuluk Askar Bertuah melalui akun Instagram resmi PSPS Pekanbaru.

Dalam unggahannya, PSPS menyambut kedatangan pelatih berusia muda tersebut dengan pesan singkat, "Selamat Datang, Coach Akhyar Ilyas". Kehadiran Akhyar menjadi bagian dari langkah klub untuk mempersiapkan tim menghadapi musim baru setelah ditinggal pelatih sebelumnya, Aji Santoso.

Sebelumnya, PSPS Pekanbaru telah menjalin kerja sama dengan Aji Santoso. Namun, mantan pelatih Persebaya Surabaya itu memutuskan mengundurkan diri karena alasan keluarga. Kondisi tersebut membuat manajemen bergerak cepat mencari sosok pengganti yang dinilai mampu mewujudkan target promosi ke Liga 1.

Nama Akhyar Ilyas kemudian menjadi pilihan setelah menunjukkan kinerja positif bersama Persiraja Banda Aceh pada musim lalu. Saat mengambil alih tim, Persiraja berada dalam situasi sulit dan sempat terancam masuk zona degradasi. Di bawah arahannya, tim berhasil bangkit dan mengakhiri kompetisi di posisi kelima Grup A Liga 2. Perubahan performa tim juga ditunjang strategi permainan yang diterapkan serta sejumlah pemain yang direkrut pada paruh musim.

Akhyar bukan sosok asing di dunia sepak bola nasional. Semasa aktif sebagai pemain, ia pernah memperkuat sejumlah klub besar Indonesia, di antaranya Semen Padang FC, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, hingga Persis Solo. Namun, cedera yang dialaminya membuat karier bermain berakhir lebih cepat pada usia 27 tahun.

Setelah gantung sepatu, Akhyar langsung meniti karier sebagai pelatih. Ia mengawali kiprahnya dengan menangani tim Kabupaten Aceh Besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi dan sempat terlibat dalam program pembinaan pemain muda Aceh-Paraguay. Pada 2014, ia juga berhasil membantu Persiraja Banda Aceh bertahan di kompetisi Divisi Utama ketika klub tersebut menghadapi ancaman degradasi.

Pelatih pemegang Lisensi B AFC itu dikenal sebagai salah satu pelatih muda potensial dari Aceh yang konsisten berkiprah dalam pembinaan dan pengembangan sepak bola daerah. Penunjukannya oleh PSPS Pekanbaru menjadi tantangan baru sekaligus peluang untuk membuktikan kemampuannya membawa Askar Bertuah bersaing dalam perebutan tiket promosi ke Liga 1 Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....