Dominasi Etihad: Efisiensi Manchester City Hukum Tumpulnya Lini Depan Liverpool
- 06 Apr 2026 09:01 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, MANCHESTER – Dominasi efisien Manchester City sukses menghentikan langkah Liverpool di babak perempat final FA Cup. Tampil di hadapan pendukungnya sendiri di Etihad Stadium, skuad The Citizens menghancurkan The Reds dengan skor telak 4-0. Hasil ini tidak hanya menjadi bukti kejeniusan permainan tuan rumah, tetapi juga menyingkap tabir krisis mental dan ketegangan internal yang tengah menggerogoti kubu tim tamu.
Berdasarkan statistik pertandingan, laga sejatinya berjalan cukup seimbang di area tengah lapangan. Kedua tim berbagi penguasaan bola secara merata di angka 50%, lengkap dengan tingkat akurasi operan yang identik, yakni 90%. Namun, letak perbedaan kualitas kedua tim terpampang nyata pada aspek penyelesaian akhir di sepertiga akhir lapangan.
Manchester City tampil sangat klinis dan efektif. Anak-anak asuhan Pep Guardiola hanya melepaskan 12 tembakan secara keseluruhan, namun 7 di antaranya sukses mengarah tepat ke gawang (on target) dan menghasilkan 4 gol.
| Baca juga: Bernardo Silva Resmi Belabuh ke Real Madrid |
Di sisi lain, Liverpool justru membuang-buang peluang. Meski mencatatkan total tembakan yang lebih banyak (13 tembakan) dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang, tak satu pun yang berhasil menggetarkan jala tuan rumah. Puncak dari kegetiran lini serang skuad asuhan Arne Slot terjadi pada penghujung laga ketika penyerang andalan mereka, Mohamed Salah, gagal mengonversi hadiah penalti menjadi gol pelipur lara.
Kekalahan memalukan ini memicu reaksi keras dari sekitar 8.000 pendukung tandang Liverpool yang memadati salah satu sudut Etihad. Kecewa dengan performa loyo tim kesayangannya, gelombang eksodus suporter The Reds sudah terlihat sebelum peluit panjang dibunyikan.
Bagi pendukung yang memilih bertahan, kekecewaan itu diluapkan secara langsung ke arah para pemain. Hal ini memicu momen panas yang melibatkan gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai. Merasa frustrasi dengan jalannya pertandingan dan tekanan dari tribune, pemain asal Hungaria tersebut tertangkap kamera mengangkat bahu dan menunjukkan gestur emosional ke arah suporter sendiri. Ketegangan ini beruntung tidak eskalasi lebih jauh setelah Federico Chiesa bertindak cepat menarik Szoboszlai menjauh dari area tribune.
Sadar akan buruknya penampilan tim dan ramainya kritik yang menyasar sikapnya, Szoboszlai pada akhirnya memberikan penilaian yang jujur terkait kondisi internal tim. "Mentalitas kami tidak cukup. Sejujurnya tidak satu pun dari kami tampil sebaik yang seharusnya. Ini masa yang sulit tetapi kami harus tetap bersama," ungkap sang gelandang dikutip dari TNT Sports.
Ia juga menambahkan peringatan kepada rekan-rekannya, "Pada hari Rabu mendatang ada kesempatan lain, tetapi kami harus menyadari bahwa ini bukan musim yang ingin kami akhiri dengan cara seperti ini."
Tersingkirnya Liverpool dari ajang FA Cup jelas memberikan pukulan telak bagi Arne Slot yang tengah berjuang membuktikan kapasitasnya di musim perdana menukangi publik Anfield. Tanpa ada waktu untuk meratapi nasib, The Reds dituntut untuk segera memulihkan mentalitas mereka. Ujian mahaberat berikutnya sudah menanti di depan mata, di mana mereka dijadwalkan terbang menghadapi raksasa Prancis, PSG, pada laga leg pertama perempat final Liga Champions pertengahan pekan depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....