Italia Waspadai Kebangkitan Bosnia di Final Playoff Piala Dunia
- 30 Mar 2026 10:46 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Italia hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengakhiri kutukan absen di Piala Dunia sejak 2014. Azzurri akan menghadapi Bosnia-Herzegovina pada final playoff Path A zona Eropa, Selasa, 31 Maret 2026 atau Rabu dini hari WIB di Stadion Bilino Polje, Zenica.
Italia melangkah ke partai final setelah mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 2-0 di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, Bergamo. Dua gol kemenangan dicetak Sandro Tonali pada menit ke-56 dan Moise Kean pada menit ke-80.
Tonali tampil dominan sebagai motor serangan Italia dengan catatan satu gol dan satu assist. Italia juga mendominasi penguasaan bola hingga 63 persen, meski sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan pada babak pertama.
Dalam lima pertandingan terakhir, Italia membukukan empat kemenangan dan satu kekalahan. Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Azzurri untuk mengakhiri puasa tampil di Piala Dunia sejak 2014.
Namun, Bosnia-Herzegovina datang dengan performa yang tidak kalah meyakinkan. The Dragons tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Bosnia juga memiliki modal mental kuat setelah lolos ke final usai menyingkirkan Wales lewat adu penalti. Selain itu, mereka selalu mencetak gol dalam 12 pertandingan terakhir.
Berdasarkan data head to head dari Flashscore, Italia unggul atas Bosnia-Herzegovina dalam lima pertemuan terakhir kedua tim. Azzurri mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Pada pertemuan terakhir, Italia menang tipis 1-0 atas Bosnia-Herzegovina pada laga persahabatan 10 Juni 2024. Rekor tersebut menjadi modal tambahan bagi Italia jelang laga di Zenica.
Gelandang Italia Matteo Politano menegaskan timnya harus memulai laga dengan kuat. Menurutnya, tekanan atmosfer stadion dan cuaca dingin tidak boleh memengaruhi fokus tim.
“Kami harus memulai laga dengan kuat, jangan biarkan diri kami terpengaruh oleh lawan atau cuaca. Kami sudah terbiasa bermain di bawah tekanan,” ujar Politano, dikutip dari situs resmi Azzurri, FIGC.
Pelatih Bosnia-Herzegovina Sergej Barbarez menegaskan sejumlah pemainnya yang berkarier di Italia akan memiliki motivasi berlipat menghadapi Azzurri. Hal itu disampaikannya seperti dikutip dari situs resmi federasi sepak bola Bosnia-Herzegovina, nfsbih.ba.
“Kami punya cukup banyak ‘orang Italia’ di tim kami, mereka akan sangat termotivasi. Hanya melalui pertandingan seperti inilah mereka bisa berkembang,” kata Barbarez.
Kapten Bosnia Edin Dzeko juga mengakui Italia sebagai favorit. Namun, ia optimistis timnya mampu memberikan perlawanan maksimal di hadapan pendukung sendiri.
“Sekarang Italia menunggu kami, favorit besar, tetapi kami bermain di depan pendukung kami sendiri dan kami percaya pada diri kami sendiri,” ujar Dzeko.
Berdasarkan informasi dari situs resmi federasi sepak bola Bosnia-Herzegovina, seluruh tiket di Stadion Bilino Polje telah terjual habis. Dukungan penuh suporter “The Dragons” dipastikan menjadi ujian mental bagi Italia dalam misi mengakhiri kutukan absen di Piala Dunia selama 12 tahun terakhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....