Jangan Sepelekan Penyebab Korsleting Listrik

  • 12 Mei 2024 23:18 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN Banda Aceh : Mayoritas kejadian kebakaran rumah yang marak terjadi akhir-akhir ini disebabkan oleh korsleting listrik, hal tersebut terjadi akibat kelalaian dalam menggunakan peralatan elektronik atau pemasangan instalasi listrik yang kurang maksimal.

Seperti yang baru terjadi di Desa Lawe Paranduk Kecamatan Semadam Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, menyebabkan tujuh unit rumah ludes dilahap sijago merah, pada Sabtu (11/5/2024) pukul 20.40 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian serupa juga menimpa sejumlah rumah dan ruko yang berbeda di kabupaten Aceh Besar dan kota Banda Aceh. Berdasarkan data yang dihimpun RRI dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), kebanyakan kebakaran rumah maupun ruko diakibatkan oleh korsleting listrik.

Kebanyakan kasus yang paling sering ditemui adalah penumpukan kabel yang terlalu banyak pada satu colokan listrik, sehingga kabel tidak dapat menanggung beban arus yang berlebihan pada terminal tersebut.

Menurut Perusahaan Listrik Negara (PLN) korsleting listrik Korsleting listrik atau hubungan arus pendek terjadi akibat adanya aliran listrik yang menyimpang dari garis kabel yang telah terpasang. Menyebabkan aliran arus listrik akan melalui jaringan yang lebih pendek dari seharusnya.


Berikut beberapa penyebab terjadinya korsleting atau hubungan arus pendek tersebut :


1. Penyambungan Kabel Tidak Sempurna

Penyambungan kabel yang tidak sempurna, berisiko tinggi terjadi korsleting listrik di gedung ataupun tempat tinggal. Apabila penyambungan kabel tidak rapi dan isolator pada kabel tidak terpasang dengan rapat, arus listrik pada kabel bisa keluar jalur dan menyebabkan arus pendek.


2. Penggunaan Kabel yang tidak Sesuai

Penting untuk menggunakan kabel dengan kapasitas yang cocok dengan kebutuhan penggunaannya. Jika Anda memerlukan listrik dengan tegangan tinggi, pastikan kabel yang digunakan mampu menyalurkan arus listrik sesuai dengan tegangan yang dibutuhkan tanpa mengalami kelebihan beban.


3. Stop Kontak yang Kelebihan Muatan

Jika terlalu banyak kabel yang ditancapkan dan menumpuk di stop kontak, hal ini dapat mengakibatkan peningkatan suhu karena arus listrik yang terakumulasi di dalamnya. Kondisi suhu tinggi ini dapat memicu terjadinya korsleting.


4. Stop Kontak yang Kendur

Stop kontak yang mengalami kerusakan dan kehilangan kestabilan akan mengalami penurunan kualitasnya. Kinerjanya juga akan menjadi tidak optimal. Kehilangan kekokohan stop kontak dapat menyebabkan terjadinya percikan api yang berpotensi menyebabkan korsleting listrik.


5. Perangkat Listrik Berkualitas Rendah

Karena komponen penyusunnya kurang kuat dan rentan rusak, penting untuk memastikan penggunaan perangkat listrik yang telah terstandarisasi dengan logo SNI.


6. Terpapar Suhu Tinggi

Jika perangkat listrik terpapar suhu tinggi yang berlebihan atau berada di sekitar sumber panas seperti api, dapat mengakibatkan terjadinya arus pendek listrik. Oleh karena itu, penting untuk memastikan agar perangkat listrik tidak ditempatkan dekat dengan sumber panas.


7. Stop Kontak Basah

Air memiliki kemampuan untuk menghantarkan listrik. Jika perangkat listrik terkena tumpahan air, hal ini dapat mengakibatkan korsleting listrik. Untuk itu, pastikan agar seluruh perangkat dan sumber listrik tidak terkena percikan air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....