Seumapa : Tradisi Seni Tutur Khas Aceh
- 12 Mei 2024 17:32 WIB
- Banda Aceh
KBRN Banda Aceh : Seumapa merupakan salah salah satu seni tutur khas daerah Aceh, yang kini keindahannya mulai redup dan mulai ditinggalkan ditengah maraknya budaya luar masuk dikalangan masyarakat Aceh yang tidak sesuai dengan adat dan budaya.
Dirangkum RRI dari Majelis Adat Aceh dan beberapa sumber lainnya disebutkan bahwa Seumapa Adalah tradisi berbalas pantun atau “Saleum sapa menyapa” merupakan interaksi antara 2 orang berbahasa Aceh dan menggunakan bahasa pantun yang sajaknya indah dan menarik. Tradisi lisan ini merupakan sebuah prosesi adat yang sudah turun temurun dilaksanakan masyarakat Aceh.
“Seumapa” ini adalah khazanah Adat Aceh, artinya bukan sembarangan berbalas pantun karena didalamnya ada unsur perkenalan, tanya jawab dan nasehat, Seumapa kerab digunakan masyarakat Aceh pada acara meugatip (proses perkawinan/pernikahan) dan intat lintô (upacara mengantar pengantin laki-laki ke rumah pengantin perempuan).Tradisi ini konon sudah ada sejak Sultan Iskandar Muda bertahta. Dahulu, seumapa dilaksanakan pada malam hari karena saat itu pesta perkawinan pada umumnya dilaksanakan pada malam hari.
'Seumapa" begitu indah, indahnya seni Tutur yang menyuguhkan nilai adat Aceh, menggunakan Bahasa yang indah, sopan santun beretika terjaga didalamnya. Dengan pesan-pesan yang berseni Tutur (balas pantun) berupa nilai edukasi dan nasehat-nasehat yang indah serta memberi kesan tersendiri untuk kedua mempelai juga masyarakat, dikarenakan suasana yang tercipta menggembirakan lucu dan kocak sehingga semua orang terhibur.
Indahnya seni tutur “Seumapa” juga karena dalam kegiatan adat ini, membutuhkan kreatifitas berbahasa dalam sapa menyapa serta membutuhkan daya nalar dan kreatifitas tinggi, disini dituntut bahasa yang cepat dan kreatif, karena setiap daerah tentu punya kekhasan masing-masing dan bahasa seumapa juga harus disesuaikan dengan tempat dan kondisi suatu daerah di Aceh.
Seiring perubahan jaman seumapa juga semakin berkembang, tidak hanya menyampaikan pesan dan nasehat untuk kedua mempelai tetapi juga terkadang menyampaikan kelebihan-kelebihan yang dibanggakan dari pengantin pria maupun wanita
Seumapa tidak hanya di suguhkan di acara pesta saja tetapi pada jaman sekarang ini seumapa sudah ditampilkan pada acara-acara penting seperti penyambutan tamu besar dan acara lainnya.
Namun sekarang ini sudah jarang ditemukan seumapa saat acara pernikahan sehingga jarang didengar bahkan menjadi sangat langka ditelinga kaum milenial.
Sejalan dengan pendapat tersebut jelas bahwa seumapa memiliki fungsi sebagai media untuk saling bertegur sapa atau seumapa antara kedua belah pihak mempelai pengantin. Selain itu, seumapa yang dilakukan dalam kegiatan ini juga merupakan suatu tradisi atau budaya yang di suatu daerah masih dilaksanakan meskipun tidak dengan aturan yang seketat dulu.
Ritual adat seperti ini harus selalu disosialisasikan ditengah-tengah Masyarakat Aceh, sehingga produk adat dan budaya masa lalu ini tidak terusir dari negerinya sendiri seiring dengan kemajuan zaman yang serba modern.
Semoga tradisi keuneubah Indatu Aceh ini, terus terpelihara dan terjaga yang sangat baik, demi Pembangunan Seni Budaya dan Aceh yang bermartabat sekarang dan akan mendatang.(dikutip : Majelis Adat Aceh dan berbagai sumber)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....