Ratusan Mahasiswa Demo di DPRA, Minta Tindaklanjuti Delapan Tuntutan Agraria
- 02 Okt 2026 00:19 WIB
- Banda Aceh
Poin Utama
- Sekitar 500 mahasiswa menyampaikan delapan tuntutan agraria kepada DPRA Aceh.
- Mahasiswa meminta DPRA menindaklanjuti persoalan pertanian di sejumlah wilayah Aceh.
- Perwakilan Satgas DPRA mengatakan mahasiswa dan pihak DPRA memiliki tujuan yang sama
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Ratusan mahasiswa menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional di Gedung DPRA Aceh, Kamis 1 Oktober 2026. Massa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Agraria dan membawa delapan tuntutan terkait persoalan pertanian.
Koordinator Lapangan Aliansi Mahasiswa Peduli Agraria, Teuku Novri mengatakan tuntutan mencakup berbagai persoalan agraria. Menurutnya, persoalan pertanian tersebut terjadi di sejumlah wilayah Aceh dan membutuhkan perhatian DPRA.
“Delapan tuntutan ini berkaitan dengan persoalan pertanian dan agraria di Aceh,” ujar Teuku.
Teuku juga menyampaikan kekecewaan terhadap proses penyampaian tuntutan kepada pihak DPRA. Ia menilai fasilitas yang diberikan belum sesuai dengan harapan massa aksi.
“DPRA meminta 37 perwakilan masuk gedung, tetapi kami meminta diskusi disiarkan langsung,” katanya. Menurutnya, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi dengan alasan kendala teknis.
Perwakilan Satgas DPRA mengatakan mahasiswa dan pihak DPRA memiliki tujuan yang sama dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menyebut perbedaan yang terjadi dalam aksi lebih berkaitan dengan persoalan teknis.
“Pemikiran adik-adik dan kami sudah sama, sama-sama mencari solusi atas isu tersebut,” ujarnya. Ia meminta kendala teknis tidak menghambat penyelesaian persoalan yang disampaikan mahasiswa.
Sementara itu, Teuku menilai persoalan teknis tersebut menunjukkan masih adanya kendala dalam merespons tuntutan masyarakat. Ia berharap DPRA menindaklanjuti delapan tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut. (Sara Salsabilla)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....