BMKG Deteksi 11 Titik Panas di Aceh
- 29 Sep 2026 14:05 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Provinsi Aceh berdasarkan pemantauan satelit selama 28 September 2026. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Niza, dalam laporan yang diterima RRI, Selasa 29 September 2026 menyebutkan seluruh titik panas tersebut terpantau mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.
Pemantauan dilakukan menggunakan sensor MODIS pada satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP, serta NOAA20/VIIRS. "Dari 11 titik panas yang terdeteksi, seluruhnya berada pada tingkat kepercayaan sedang. Sebaran titik panas terpantau di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh," kata Niza.
Aceh Barat Daya tercatat memiliki dua titik panas yang berada di Kecamatan Babah Rot. Dua titik lainnya terpantau di Aceh Utara, masing-masing di Kecamatan Paya Bakong dan wilayah yang tercatat dalam data pemantauan.
Selanjutnya, tiga titik panas terdeteksi di Kabupaten Bireuen, masing-masing berada di Kecamatan Jeumpa dan Peudada. Sementara itu, dua titik panas lainnya berada di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
| Baca juga: Ini Data Prakiraan Cuaca di Aceh Hari ini |
Adapun dua titik panas tambahan terpantau di Kabupaten Pidie, tepatnya di Kecamatan Batee. Berdasarkan data pemantauan BMKG, titik panas terdeteksi di wilayah Aceh Barat Daya, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Kota Lhokseumawe, dan Pidie.
BMKG mengingatkan bahwa titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang merupakan indikasi yang perlu mendapat perhatian dan tidak serta-merta menunjukkan adanya kebakaran hutan dan lahan. Verifikasi di lapangan tetap diperlukan untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Masyarakat, khususnya di wilayah yang terpantau memiliki titik panas, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan pembakaran terbuka yang dapat memicu meluasnya kebakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....