BMKG Prakirakan Hujan Guyur Pesisir Barat dan Selatan Aceh

  • 28 Sep 2026 15:43 WIB
  •  Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh merilis data prakiraan cuaca untuk wilayah ibu kota kabupaten dan kota di Provinsi Aceh yang berlaku pada hari Senin, 28 September 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nabila, dalam laporannya yang diterima RRI menyebutkan adanya variasi suhu udara, kecepatan angin, serta potensi hujan yang berbeda di beberapa wilayah.
Berdasarkan data grafis prakiraan cuaca, potensi hujan mendominasi sejumlah wilayah di Aceh, terutama pada periode siang dan malam hari. Hujan diprakirakan akan mengguyur kawasan dataran tinggi seperti Takengon, Simpang Tiga Redelong, Blang Kejeren, dan Kutacane pada rentang waktu siang hingga malam hari.
Selain kawasan dataran tinggi, potensi hujan juga menyelimuti hampir seluruh kawasan pesisir barat dan selatan Aceh. Wilayah Calang, Meulaboh, Blang Pidie, Tapaktuan, Singkil, dan Sinabang diprediksi akan diguyur hujan pada malam hari. Sementara itu, untuk wilayah Suka Makmue dan Subulussalam, hujan diprakirakan sudah mulai turun sejak siang hari dan berlanjut hingga malam hari.
Kondisi sebaliknya terjadi di sepanjang pesisir utara dan timur. Wilayah mulai dari Sabang, Banda Aceh, Sigli, Bireuen, Lhokseumawe, hingga Langsa diprakirakan tidak mengalami hujan, dengan kondisi cuaca yang dominan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.
Dari segi suhu udara, suhu tertinggi pada hari ini diprakirakan terjadi di wilayah Lhoksukon yang mencapai angka maksimal 32 derajat Celcius, dengan batas bawah 25 derajat Celcius. Untuk Kota Banda Aceh, suhu udara diprakirakan stabil di kisaran 25 hingga 30 derajat Celcius dengan kecepatan angin tercatat di angka 9 km/jam. Kawasan dataran tinggi seperti Takengon dan Simpang Tiga Redelong tetap menjadi daerah dengan suhu paling sejuk yang menyentuh angka terendah 16 derajat Celcius.
Terkait pergerakan angin, Kota Sabang mencatatkan tiupan angin yang paling kencang dibandingkan daerah lainnya di Aceh, yakni mencapai 21 km/jam. Masyarakat dihimbau untuk selalu memperbarui informasi dari BMKG dan membawa perlengkapan pelindung hujan, khususnya bagi warga yang beraktivitas di wilayah dataran tinggi serta pesisir barat dan selatan Aceh.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....