BMKG Catat 185 Kali Kejadian Gempa Bumi di Aceh Sejak Juli 2026

  • 18 Sep 2026 16:21 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mata Ie Aceh Besar mencatat 185 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Aceh dan sekitarnya sepanjang Juli 2026. Sebagian besar gempa merupakan gempa berkekuatan kecil dengan kedalaman relatif dangkal.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie Aceh Besar, Rudin, dalam laporan yang diterima RRI Banda Aceh, Jumat 18 September 2026, menyebutkan dari 185 kejadian tersebut, sebanyak 145 gempa berkekuatan kurang dari magnitudo 3, 39 kejadian berkekuatan magnitudo 3 hingga kurang dari 5, dan satu kejadian memiliki magnitudo 5 atau lebih.

Berdasarkan kedalaman, sebanyak 175 kejadian merupakan gempa dangkal dengan kedalaman hingga 60 kilometer, sedangkan 10 gempa lainnya berada pada kedalaman lebih dari 60 hingga 300 kilometer. BMKG tidak mencatat adanya gempa dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer selama periode tersebut.

Salah satu aktivitas kegempaan terbesar terjadi di Gayo Lues pada 22 Juli 2026, dengan gempa berkekuatan M5,5 pada kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut dirasakan hingga mencapai V MMI di Gayo Lues dan Aceh Tengah.

Pada hari yang sama juga tercatat beberapa gempa lainnya, yakni M4,3 pada kedalaman 4 kilometer yang dirasakan IV MMI di Gayo Lues dan Bener Meriah, M3,8 pada kedalaman 10 kilometer yang dirasakan IV MMI di Gayo Lues, M3,9 pada kedalaman 10 kilometer yang dirasakan III MMI di Gayo Lues, serta M3,0 pada kedalaman 6 kilometer yang dirasakan IV MMI di Gayo Lues dan wilayah sekitarnya.

Selain itu, BMKG mencatat gempa M4,4 pada 23 Juli 2026 dengan kedalaman 5 kilometer yang dirasakan III MMI di Blangkejeren dan sekitarnya. Sejumlah gempa lainnya juga terjadi di Bener Meriah, antara lain M4,0 dan M3,4 pada 12 Juli, serta M2,1 pada 7 Juli 2026.

Ketiganya berada pada kedalaman antara 5 hingga 16 kilometer dan dirasakan II hingga III MMI. Pada 7 Juli, gempa M4,4 dengan kedalaman 44 kilometer juga tercatat dirasakan di wilayah Subulussalam dan Aceh Singkil.

Rudin menyampaikan data tersebut menunjukkan aktivitas gempa di Aceh dan sekitarnya selama Juli 2026 didominasi gempa berkekuatan kecil dan dangkal. "Kami terus melakukan pemantauan aktivitas kegempaan sebagai bagian dari upaya penyediaan informasi kebencanaan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....