81 Tahun Mengabdi, RRI Banda Aceh Terus Hadir untuk Publik

  • 11 Sep 2026 13:02 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Kepala LPP RRI Banda Aceh sekaligus Kakorwilnus 17, Muhsin Zein, SE mengatakan, 81 tahun perjalanan RRI merupakan sejarah panjang perjuangan dan pengabdian yang harus terus diwariskan kepada setiap generasi angkasawan. Pada usia delapan dekade lebih itu, Muhsin menegaskan, RRI Banda Aceh terus hadir untuk publik.

Hal itu disampaikan Muhsin saat memberikan sambutan pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI) diperingati di RRI Banda Aceh, Jumat 11 September 2026, dengan prosesi penyulutan Obor Tri Prasetya RRI. Kegiatan yang diikuti seluruh angkasawan dan angkasawati RRI Banda Aceh. HUT ke-81 RRI tahun ini mengusung tema “Suara Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, dengan semboyan “Sekali di Udara, Tetap di Udara.”

Muhsin menyebutkan, HUT ke-81 RRI, menjadi momentum meneguhkan kembali komitmen RRI untuk terus hadir melayani masyarakat melalui informasi, pendidikan, hiburan sehat, serta penguatan nilai-nilai ke-Indonesiaan. Menurutnya, 81 tahun perjalanan RRI merupakan sejarah panjang perjuangan dan pengabdian yang harus terus diwariskan kepada setiap generasi angkasawan.

Muhsin memaparkan beberapa capaian penting dan peran RRI Banda Aceh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, di antaranya saat bencana banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah Aceh pada November 2025. RRI Banda Aceh bersama RAPI Banda Aceh mengaktifkan Posko Radio Tanggap Bencana dan tetap mengudara ketika sejumlah stasiun RRI di Aceh mengalami gangguan.

"Selama masa tanggap bencana, siaran dilakukan selama 24 jam dengan menghadirkan informasi dari lapangan dan berbagai narasumber yang disebarluaskan melalui radio, media daring, dan media sosial," katanya.

Ia menyebutkan, saat ini siaran terestrial RRI Banda Aceh menjangkau sekitar 78 persen wilayah layanan, meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Berenueun di Pidie, Sabang hingga Aceh Singkil. Sementara melalui layanan streaming, siaran RRI Banda Aceh dapat diakses pendengar di berbagai wilayah dunia. Setiap hari, RRI Banda Aceh bersiaran selama 19 jam untuk menghadirkan informasi, pendidikan, hiburan sehat, kontrol sosial, sekaligus menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsa.

"Keterlibatan masyarakat juga terus meningkat. Hingga September 2026, sebanyak 767 kelompok masyarakat dan komunitas telah terlibat dalam siaran RRI Banda Aceh. Dari sisi kualitas, Indeks Kualitas Paket Produksi Konten Siaran mencapai 91, sedangkan Indeks Kualitas Program Siaran berada pada angka 89. RRI Banda Aceh juga kini memiliki 27 pegawai yang kompeten sebagai wartawan radio melalui Uji Kompetensi Wartawan Radio, terdiri dari reporter dan penyiar," bebernya.

Kepala RRI Banda Aceh Muhsin Zein, SE melakukan foto bersama dengan Asisten III Setda Aceh Murtala yang mewakili Gubernur Aceh, Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suryo Anggoro, perwakilan Polda Aceh dan Kodam Iskandar Muda, Kepala KPPBC TMP C Banda Aceh Rahmat Priyandoko, perwakilan Bank Indonesia, BSI, Solusi Bangun Andalas, serta sejumlah tamu undangan lainnya pada acara penyulutan obor Tri Prasetya RRI dalam rangka Peringatan HUT ke-81 RRI di RRI Banda Aceh Jumat 11 September 2026 (Foto: RRI/Munzir)

Dari sisi karya jurnalistik, dua karya RRI Banda Aceh masuk nominasi Swara Kencana 2026 untuk kategori News Reporting dan News Feature. Untuk kategori News Feature dengan judul Sekolah Rakyat Nyalakan Mimpi Besar Anak-anak di tengah Keterbatasa" RRI Banda Aceh mendapat juara pertama. Sementara penguatan platform digital menghasilkan sedikitnya 150 konten amplifikasi siaran setiap bulan. Jumlah pengikut media sosial meningkat dari sekitar 5.000 menjadi 10.800 dengan engagement mencapai sekitar tiga juta. Di rri.co.id, jumlah pembaca berita RRI Banda Aceh juga meningkat 25 persen dengan total hit lebih dari delapan juta sejak Januari hingga Agustus 2026.

Muhsin menambahkan, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak. Sekitar 60 instansi dan mitra terlibat dalam kerja sama PNBP RRI Banda Aceh. Kegiatan bersama masyarakat juga terus diperkuat, antara lain Nonton dan Dengar Bareng Piala Dunia 2026 yang melibatkan lebih dari 1.000 peserta serta rangkaian RRI Fest 2026, termasuk Jalan Sehat, yang diikuti lebih dari 2.000 peserta.

Dalam aspek tata kelola, kinerja RRI Banda Aceh juga tercermin dari capaian IKPA hingga Juli 2026 sebesar 99,28, melampaui target 95. Sementara AKIP mencapai 85,52, lebih tinggi dari target 72. Menurut Muhsin, seluruh capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi RRI 2025–2029 sebagai media yang terpercaya, relevan, berdampak, dan menjadi inspirasi nilai-nilai ke-Indonesiaan dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju.

Muhsin menegaskan, perubahan teknologi dan pola masyarakat dalam memperoleh informasi tidak boleh mengubah tugas utama RRI untuk hadir, melayani, mencerdaskan, menyatukan, dan menjaga nilai-nilai ke-Indonesiaan.

“Ketika Obor Tri Prasetya kita nyalakan hari ini, sesungguhnya kita sedang meneruskan api perjuangan yang telah dijaga selama 81 tahun,” tegas Muhsin.

Peringatan HUT ke-81 RRI Banda Aceh turut dihadiri Asisten III Setda Aceh Murtala yang mewakili Gubernur Aceh, Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suryo Anggoro, perwakilan Polda Aceh dan Kodam Iskandar Muda, Kepala KPPBC TMP C Banda Aceh Rahmat Priyandoko, perwakilan Bank Indonesia, BSI, Solusi Bangun Andalas, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....