BMKG Catat 13 Titik Panas Terdeteksi di Aceh
- 09 Sep 2026 13:12 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mendeteksi 13 titik panas (hotspot) di wilayah Aceh berdasarkan pemantauan pada 8 September 2026.
Data tersebut disampaikan Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nabila, dalam laporan yang diterima RRI Banda Aceh Rabu 9 September 2026. Pemantauan dilakukan pada pukul 00.00 hingga 23.00 WIB menggunakan Sensor MODIS dari satelit Terra, Aqua dan Suomi NPP serta NOAA20/VIIRS.
Dari 13 titik panas yang terdeteksi, seluruhnya berada pada tingkat kepercayaan sedang. Titik panas tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Rinciannya, Aceh Besar menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni lima titik yang tersebar di Kecamatan Blang Bintang, Kuta Baro, Lembah Seulawah dan Seulimeum. Dua titik tercatat berada di Kecamatan Seulimeum.
| Baca juga: Sembilan Titik Panas Muncul di Leuser |
Selanjutnya, Aceh Selatan tercatat memiliki tiga titik panas, masing-masing dua titik di Kecamatan Kota Bahagia dan satu titik di Kecamatan Kluet Utara.
Sementara itu, satu titik panas masing-masing terdeteksi di Aceh Barat, tepatnya Kecamatan Pante Ceureumen; Aceh Jaya di Kecamatan Pasie Raya; Aceh Tenggara di Kecamatan Leuser; Aceh Timur di Kecamatan Banda Alam; serta Kota Lhokseumawe di Kecamatan Muara Satu.
BMKG mencatat seluruh titik panas tersebut memiliki tingkat kepercayaan sedang, sehingga data hotspot hasil penginderaan jauh tersebut perlu dipahami sebagai indikasi adanya titik dengan anomali suhu permukaan dan tidak serta-merta berarti seluruhnya merupakan kebakaran lahan.
Masyarakat, khususnya di wilayah yang terdeteksi titik panas, diharapkan tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....