Aceh Terima DTH 100 Persen, Pembangunan 34.777 Huntap Terus Dikebut

  • 01 Sep 2026 16:20 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pemerintah terus mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga 30 Agustus 2026, penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada masyarakat terdampak bencana telah mencapai 100 persen.

Berdasarkan data yang diterima RRI dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam mencatat, sebanyak 20.986 rekening penerima DTH di tiga provinsi telah menerima transfer secara penuh.

DTH merupakan bantuan bagi masyarakat terdampak yang belum menempati hunian sementara, termasuk warga yang tinggal bersama keluarga maupun menyewa tempat tinggal secara mandiri. Bantuan diberikan sebesar Rp600 ribu per bulan per kepala keluarga selama tiga bulan, atau total Rp1,8 juta.

Di Provinsi Aceh, penyaluran DTH telah diberikan kepada 13.706 rekening. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi daerah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 3.564 rekening.

Sementara di Sumatera Utara, DTH telah disalurkan kepada 4.288 rekening, sedangkan di Sumatera Barat mencapai 2.992 rekening. Seluruh penyaluran di tiga provinsi tersebut telah terealisasi 100 persen.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Huntara Hampir Rampung

Selain penyaluran bantuan, pembangunan Hunian Sementara (Huntara) juga terus dipercepat. Dari target 20.803 unit di tiga provinsi, sebanyak 20.770 unit telah selesai dibangun.

Dari jumlah tersebut, 20.728 unit Huntara telah dihuni oleh masyarakat terdampak.

Aceh menjadi provinsi dengan target Huntara terbesar, yakni 18.949 unit. Hingga 30 Agustus 2026, sebanyak 18.916 unit telah selesai dibangun dan 18.874 unit telah dihuni.

Tiga daerah di Aceh dengan target pembangunan Huntara terbesar adalah Aceh Tamiang sebanyak 4.895 unit, Aceh Utara 4.620 unit, dan Aceh Timur 3.676 unit.

Saat ini, tercatat hanya 66 kepala keluarga (KK) pengungsi non-DTH di Aceh yang masih menempati gedung pemerintah maupun rumah masyarakat.

Adapun pembangunan Huntara di Sumatera Utara dengan target 1.024 unit dan Sumatera Barat sebanyak 830 unit telah 100 persen selesai dan dihuni.

Huntap Terus Dibangun

Untuk memastikan pemulihan jangka panjang, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Total target pembangunan Huntap di tiga provinsi mencapai 44.362 unit.

Di Aceh, dari target 34.777 unit, sebanyak 1.785 unit masih dalam proses pembangunan, sementara 649 unit telah selesai.

Sumatera Utara memiliki target 7.020 unit Huntap. Sebanyak 553 unit masih dalam proses, sedangkan 564 unit telah selesai.

Sementara Sumatera Barat menargetkan pembangunan 2.565 unit Huntap, dengan 349 unit masih dalam proses dan 31 unit telah selesai.

Secara keseluruhan, pembangunan Huntap di tiga provinsi mencatat 2.687 unit dalam proses dan 1.244 unit telah selesai.

Pembangunan Huntap di Aceh melibatkan kolaborasi berbagai pihak, di antaranya BNPB, Caritas, Polri, Kadin, PKP, Budha Tzu Chi, hingga Kemenko Polkam.

Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan kebutuhan Huntap terbesar di Aceh, yakni mencapai 18.113 unit.

Percepatan pembangunan hunian tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak sekaligus memastikan warga dapat kembali menempati hunian yang layak dan aman setelah bencana.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....