Mengenal Lutung Dusky, Primata Langka Penghuni Penang Hill yang Terancam Punah
- 01 Sep 2026 12:37 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kalau sedang berjalan santai di jalur pendakian Penang Hill, jangan kaget bila tiba-tiba ada gerakan aneh di atas kepala. Bisa jadi itu bukan angin yang menggoyang dahan, melainkan sekelompok lutung dusky yang sedang asyik mencari makan di puncak pepohonan.
Hewan ini punya nama ilmiah Trachypithecus obscurus, tapi warga lokal lebih akrab memanggilnya lutung berkacamata. Julukan muncul karena lingkaran putih di sekitar matanya membuat wajahnya tampak seperti sedang memakai kacamata bundar.
Penang Hill sendiri bukan sembarang bukit wisata. Kawasan ini telah diakui UNESCO sebagai cagar biosfer karena menyimpan ekosistem hutan tropis yang masih terjaga di tengah hiruk-pikuk Pulau Pinang.
Selain di puncak bukit, lutung dusky juga kerap terlihat berkeliaran di Penang Botanical Gardens yang terletak di kaki Penang Hill. Uniknya, di sana mereka jauh lebih tenang dan tidak seagresif kera ekor panjang yang biasa mengganggu pengunjung.
Salah satu momen paling menggemaskan dari lutung ini adalah saat mereka baru melahirkan. Bayi lutung dusky lahir dengan bulu oranye cerah menyala, sangat kontras dengan warna abu-abu gelap milik induknya.
Sayangnya, di balik kelucuannya, lutung dusky berstatus terancam punah menurut Daftar Merah IUCN. Pembangunan jalan raya yang membelah hutan menjadi salah satu ancaman terbesar karena memaksa mereka menyeberang jalan dan berisiko tertabrak kendaraan.
Untungnya, ada secercah harapan datang dari inisiatif warga lokal. Sebuah organisasi bernama Langur Project Penang, yang digagas oleh Jo Leen Yap, membangun jembatan kanopi dari tali dan selang pemadam kebakaran bekas agar lutung bisa menyeberang dengan aman tanpa menyentuh aspal.
Upaya pelestarian juga datang dari lembaga The Habitat Penang Hill, pusat konservasi hutan hujan setempat. Lembaga ini aktif mendukung riset ilmiah tentang lutung dusky lewat pemberian hibah penelitian kepada para peneliti muda.
Bagi wisatawan yang ingin berjumpa langsung dengan primata unik ini, waktu terbaik adalah pagi hari menjelang tengah hari atau sore ketika suasana mulai teduh. Kesabaran jadi kunci utama, karena lutung dusky termasuk hewan pemalu yang suka bersembunyi di balik rimbunnya kanopi hutan.
Keberadaan lutung dusky sebenarnya bukan sekadar daya tarik wisata semata. Sebagai hewan pemakan daun, mereka berperan penting dalam menyebarkan biji-bijian dan menjaga regenerasi hutan Penang Hill agar tetap lestari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....