Kak Awam dan Bunda Dayah Meriahkan Workshop Mendongeng
- 25 Agt 2026 12:50 WIB
- Banda Aceh
RRI CO.ID, Banda Aceh -Festival Literasi Aceh 2026 diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) pada tanggal 18 sampai 20 Agustus 2026. Berbagai kegiatan digelar dengar meriah. Mulai dari pameran stand dari berbagai kabupaten dan kota, pegiat literasi Aceh dan berbagai mitra dan sponsor yang mendukung acara. Selain itu juga ada pemberian apresiasi literasi tahun 2026. Yang tidak kalah serunya adalah pelaksanaan workshop mendongeng Bersama para guru TK dan SD sebanyak lebih dari 200 orang.
Sebagai narasumbernya adalah Siti Nurhidayah, S.Pd., M.Sc., yang akrab disapa Bunda Dayah. Beliau adalah pendongeng, ventriloquist, mentor public speaking Kahfis Aceh sekaligus Kabid Pembinaan Organisasi dan Sumber Daya Manusia (POSDM) pengurus wilayah Forum Taman Baca Masyarakat propinsi Aceh.

“Setiap orang bisa mendongeng. Kuncinya Adalah kemauan yang kuat dan perbanyak latihan. Mendongeng dapat dijadikan metode mengajar para guru TK dan SD di kelas untuk menanamkan nilai-nilai pembelajaran dan pesan moral dengan cara yang menyenangkan.” Ujar Bunda Dayah di hadapan peserta.
Workshop mendongeng semakin seru dengan kehadiran narasumber nasional Mochammad Awam Prakoso atau yang kerap disebut kak Awam. Beliau adalah seorang pendongeng dan pemerhati anak sekaligus pendiri Kampung Dongeng Indonesia.

“Mendidik itu tidak mendadak, perlu proses yang sabar dalam mendampingi anak dan siswa. Salah satu pendampingannya adalah menggunakan metode yang menyenangkan, yaitu mendongeng. Mendongeng yang menarik bukan sekedar menceritakan sebuah cerita namun dengan teknik yang menarik. Seperti suara tokoh cerita yang sesuai karakter cerita, ekspresi yang menarik dan bahasa tubuh yang percaya diri. Maka pesan kebaikan akan sampai kepada anak tanpa dipaksa namun mereka akan dengan sendirinya menerima dan melakukannya.” Jelas Kak Awam saat si konfirmasi RRI Selasa 25 Agustus 2026.
Kegiatan storytelling berlangsung meriah dengan melibatkan peserta dalam praktik secara langsung. Tawa riang peserta menghiasi suasana workshop mendongeng dengan berbagai gaya mendongeng yang unik dan lucu. Di akhir sesi para peserta yang telah praktik mendongeng diberikan apresiasi berupa bingkisan menarik dari para sponsor.

Kehadiran para pemateri yang memiliki pengalaman di bidang storytelling membuat peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik dan pembelajaran secara langsung. Harapannya, para peserta dapat mempraktikkan metode mendongeng untuk pembelajaran efektif di sekolah masing-masing.
Rangkaian kegiatan tersebut semakin memperkuat pesan bahwa pengembangan potensi anak dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk literasi, storytelling, permainan, kreativitas, hingga pengenalan bakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....