Densus 88 dan BKKBN Aceh Perkuat Sinergi Cegah IRET dan NVE
- 24 Agt 2026 19:31 WIB
- Banda Aceh
Poin Utama
- Densus 88 dan BKKBN Aceh memperkuat sinergi pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, Terorisme (IRET) dan NVE di kalangan generasi muda.
- Jejaring Duta Genre, PIK-R, dan Penyuluh KB akan dimanfaatkan untuk memperluas edukasi serta pesan pencegahan hingga ke masyarakat dan lingkungan sekolah.
- Kolaborasi akan diperkuat melalui Capacity Building dan kontra narasi digital
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Aceh Densus 88 AT Polri bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh memperkuat sinergi pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) serta Nihilistic Violent Extremism (NVE), khususnya di kalangan generasi muda.
Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam audiensi Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri dengan jajaran BKKBN Aceh di Kantor BKKBN Aceh, Banda Aceh, Senin (24/8/2026).
Audiensi dipimpin Plh. Kasatgaswil Aceh Densus 88 AT Polri AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono, S.Pd., M.H., bersama jajaran dan diterima Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Safrina Salim, S.KM., M.Kes., beserta jajaran.
AKBP Goentoro mengatakan, pencegahan IRET dan NVE membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk jejaring yang memiliki kedekatan langsung dengan generasi muda.
“Kami melihat BKKBN memiliki jejaring yang sangat luas hingga ke tingkat masyarakat. Ini menjadi potensi besar untuk bersama-sama memperkuat edukasi dan pencegahan, khususnya kepada generasi muda agar tidak mudah terpapar paham intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme.” ujar Goentoro.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pemanfaatan jejaring BKKBN Aceh, seperti Duta Genre, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), yang tersebar di berbagai wilayah Aceh.
Jejaring tersebut dinilai strategis untuk memperluas penyampaian pesan edukasi dan pencegahan kepada masyarakat melalui pendekatan yang lebih dekat dengan remaja dan keluarga.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Safrina Salim menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan penyuluh dan jejaring remaja dapat menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan generasi muda.
“Kami tentu menyambut baik sinergi ini. Duta Genre, PIK-R dan Penyuluh KB memiliki peran yang dekat dengan remaja dan keluarga, sehingga dapat menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi dan membangun generasi muda yang memiliki ketahanan terhadap berbagai pengaruh negatif.” kata Safrina.
Salah satu bentuk kolaborasi yang direncanakan yakni pelaksanaan Capacity Building bagi Penyuluh KB tingkat kecamatan melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan tersebut nantinya memberikan pembekalan mengenai pencegahan IRET dan NVE sehingga pesan-pesan pencegahan dapat diteruskan kepada masyarakat melalui jejaring Penyuluh KB di masing-masing wilayah.
Selain itu, Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri dan BKKBN Aceh membahas penguatan program kontra narasi melalui pembuatan berbagai materi dan konten positif. Materi tersebut diarahkan untuk menyampaikan pesan wawasan kebangsaan, toleransi, perdamaian, serta pentingnya membangun ruang digital yang sehat dan konstruktif. Kolaborasi juga direncanakan menyasar lingkungan sekolah dengan melibatkan PIK-R dan Duta Genre sebagai mitra dalam kegiatan edukasi dan pencegahan bagi pelajar dan generasi muda.
Melalui sinergi tersebut, Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri dan BKKBN Aceh berupaya memperluas jangkauan pesan pencegahan melalui jejaring komunitas, lingkungan pendidikan, serta ruang digital. Audiensi menghasilkan kesepahaman awal untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun generasi muda Aceh yang toleran, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menyaring berbagai pengaruh negatif di lingkungan sosial maupun digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....