9 Kecamatan di Aceh Besar Dilanda Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 16,87 Hektar
- 11 Agt 2026 09:26 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Besar - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sembilan kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, Senin 10 Agustus 2026, dalam waktu yang hampir bersamaan. Berdasarkan laporan Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, kebakaran melanda sejumlah lahan, kawasan hutan, kebun, hingga pohon rumbia di beberapa titik.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan, di Kecamatan Montasik, kebakaran terjadi di Desa Teubang Phui dengan objek terbakar berupa pohon rumbia dan luas area mencapai sekitar lima hektare. "Penanganan melibatkan Pos Induk Sibreh dan Pos Kuta Baro dengan mengerahkan lima unit armada serta 15 personel," Ujarnya.
Kebakaran juga terjadi di Gampong Bada, Kecamatan Ingin Jaya, dengan luas lahan kebun tidak produktif yang terbakar sekitar 0,1 hektare. Sementara di Gampong Lam Ara Teunong, Kecamatan Kuta Malaka, api membakar sekitar 0,5 hektare lahan kebun produktif.
Di Kecamatan Peukan Bada, kebakaran melanda Gampong Lam Hasan dan Paya Ting, dengan objek lahan kebun dan luas area terbakar dilaporkan sekitar 1100 meter. Kemudian di Kecamatan Kota Jantho, api membakar lahan produktif di Gampong Tereubeh dan Barueh dengan luas sekitar 700 meter.
Kebakaran selanjutnya terjadi di Gampong Alue Gintong, Kecamatan Seulimum, yang menghanguskan sekitar tiga hektare lahan tidak produktif. Di Kecamatan Darul Imarah, api melanda kawasan hutan di Glee Taron dengan luas area terbakar diperkirakan sekitar satu hektare.
Sementara itu, kawasan hutan di Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah, turut dilanda kebakaran dengan luas area terbakar mencapai sekitar 6,69 hektare. Di Kecamatan Indrapuri, kebakaran terjadi di kawasan Tol Sibanceh dan menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan tidak produktif.
Secara keseluruhan, luas lahan yang terbakar di sembilan kecamatan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 16,87 hektare, sementara korban jiwa dalam kejadian ini dilaporkan nihil. Damkar BPBD Aceh Besar menerima informasi mengenai sejumlah titik kebakaran tersebut sekitar pukul 11.58 WIB.
Cuaca panas terik disertai hembusan angin kencang, serta kondisi ilalang dan ranting kayu yang kering, menyebabkan api dengan cepat membesar dan menjalar. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung berkoordinasi dengan pos terdekat untuk melakukan pemadaman, pendinginan, sekaligus upaya melokalisasi api agar tidak meluas.
Damkar BPBD Aceh Besar mengerahkan total 10 unit armada pemadam kebakaran dengan dukungan 35 personel dalam penanganan sejumlah lokasi tersebut. Setibanya di lokasi, petugas melakukan blokade api, pemadaman dan pendinginan, serta meminimalisasi dampak kebakaran agar api tidak menjalar ke area lainnya.
BPBD Aceh Besar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi anomali cuaca yang ditandai panas terik dan hembusan angin. Selain itu warga diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan saat membuka lahan maupun membakar tumpukan sampah di lingkungan permukiman, terlebih membakar hutan dan lahan dengan sengaja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....