BMKG Deteksi Empat Titik Panas di Aceh, Tersebar di Tiga Kabupaten

  • 10 Agt 2026 10:59 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Sebanyak empat titik panas terdeteksi di wilayah Provinsi Aceh berdasarkan hasil pemantauan satelit pada Minggu 9 Agustus 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Indah Sary, dalam laporan yang diterima RRI, Senin 10 Agustus 2026, menyebutkan titik panas tersebut terpantau melalui Sensor MODIS dari satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP serta NOAA20/VIIRS.

"Berdasarkan data BMKG, empat titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Timur, dan Gayo Lues," ujarnya.

Satu titik panas terdeteksi di Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, pada koordinat 96,8875 Bujur Timur dan 4,6551 Lintang Utara. Titik panas tersebut terpantau oleh satelit NOAA20 dengan tingkat kepercayaan delapan.

Selanjutnya, satu titik panas terdeteksi di Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, pada koordinat 97,5984 Bujur Timur dan 4,9512 Lintang Utara. Titik tersebut terpantau melalui satelit Suomi NPP dengan tingkat kepercayaan delapan.

Sementara itu, dua titik panas terdeteksi di Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues. Masing-masing berada pada koordinat 97,1999 Bujur Timur dan 4,0049 Lintang Utara serta 97,1971 Bujur Timur dan 4,005 Lintang Utara. Kedua titik panas di Gayo Lues tersebut juga terdeteksi melalui satelit Suomi NPP dengan tingkat kepercayaan delapan.

BMKG melalui laporan tersebut mencatat data titik panas sebagai hasil pemantauan satelit dan peta sebaran hotspot Provinsi Aceh untuk periode 9 Agustus 2026. Data tersebut menjadi bagian dari pemantauan kondisi wilayah Aceh, khususnya dalam mendeteksi keberadaan titik panas yang berpotensi berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....