BMKG Deteksi 51 Titik Panas, Paling Banyak di Aceh Barat
- 03 Agt 2026 15:46 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Aceh kembali meningkat. Berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tercatat sebanyak 51 titik panas terdeteksi di berbagai wilayah Aceh pada Minggu 2 Agustus 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Nabila, dalam laporannya yang diterima RRI, Senin 3 Agustus 2026, menyebutkan seluruh titik panas tersebut terpantau pada periode pukul 00.00 WIB hingga 23.00 WIB menggunakan sensor MODIS pada Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP (SNPP), serta satelit NOAA-20/VIIRS. Seluruh titik panas yang terdeteksi berada pada tingkat kepercayaan sedang.
"Dari total 51 titik panas, Kabupaten Aceh Barat menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 36 titik. Sebaran hotspot berada di Kecamatan Arongan Lambalek sebanyak 16 titik, Meureubo enam titik, Samatiga tujuh titik, Woyla Barat lima titik, Johan Pahlawan satu titik, dan Kaway XVI satu titik," kata Nabila.

Selain Aceh Barat, sambungnya, BMKG juga mendeteksi lima titik panas di Kabupaten Aceh Jaya yang tersebar di Kecamatan Krueng Sabee, Panga, Pasie Raya, Setia Bakti, dan Teunom. Di Kabupaten Aceh Selatan terdapat tujuh titik panas yang berada di Kecamatan Bakongan, Trumon, dan Trumon Timur. Sementara itu, tiga titik panas lainnya terpantau di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
BMKG mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki konsentrasi titik panas cukup tinggi. Pemantauan secara berkala diperlukan agar potensi kebakaran dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....