LKC Dompet Dhuafa Aceh Tuntaskan Program Bidan untuk Negeri

  • 31 Jul 2026 19:36 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Keberhasilan sebuah program kesehatan, tidak berhenti ketika masa pendampingan berakhir, melainkan ketika masyarakat dan pemerintah mampu melanjutkan manfaat yang telah dibangun bersama. Semangat inilah yang menjadi fokus kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Closing, Program Bidan untuk Negeri (BUN) yang diselenggarakan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh, bersama YBM BRILiaN, di Aula Kantor Wali Kota Sabang, pada Kamis, 30 Juli 2026.

Selama dua tahun pelaksanaan sejak 2024, Program Bidan untuk Negeri hadir memperkuat pelayanan kesehatan di Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, serta pemberdayaan masyarakat. Berbagai inovasi dikembangkan, mulai dari penguatan layanan Klinik Bidan untuk Negeri, peningkatan kapasitas kader kesehatan, skrining kesehatan masyarakat, hingga pembentukan Kebun Sehat sebagai upaya mendukung perilaku hidup sehat.

Program ini telah mendampingi 132 ibu hamil, 96 ibu bersalin, 77 ibu menyusui, dan 457 balita melalui pelayanan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, dilakukan skrining kesehatan terhadap 554 remaja dan 908 masyarakat, pembentukan satu Kebun Sehat, serta peningkatan kapasitas 25 kader kesehatan sebagai penggerak kesehatan masyarakat.

Selama masa pendampingan, Klinik Bidan untuk Negeri juga mencatat 3.614 layanan kuratif, dengan total 13.108 penerima manfaat. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar sekaligus memperkuat peran kader, bidan, dan pemerintah gampong dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Adapun sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan, seluruh pemangku kepentingan melaksanakan Penandatanganan Komitmen Keberlanjutan Program Bidan untuk Negeri. Komitmen tersebut melibatkan Pemerintah Kota Sabang, Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang, Puskesmas Sukajaya, Pemerintah Gampong Ie Meulee, Akademi Keperawatan Ibnu Sina Sabang, serta berbagai mitra lainnya untuk memastikan penguatan kader kesehatan, optimalisasi pelayanan Polindes, edukasi kesehatan masyarakat, dan berbagai inovasi yang telah dibangun tetap berjalan sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Sabang memberikan Piagam Penghargaan kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh dan YBM BRILiaN sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Program Bidan untuk Negeri.

Koordinator Wilayah LKC Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan, mengatakan bahwa Program Bidan untuk Negeri sejak awal dirancang bukan hanya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat dan memperkuat sistem kesehatan di tingkat lokal.

"Keberhasilan sebuah program tidak diukur dari lamanya pendampingan, melainkan dari kemampuan masyarakat dan pemerintah daerah untuk melanjutkan praktik-praktik baik yang telah dibangun bersama. Karena itu, keberlanjutan menjadi ruh utama Program Bidan untuk Negeri," ujar Arfan kepada RRI, pada Jum’at, 31 Juli 2026.

Sementara itu, Wali Kota Sabang yang diwakili oleh Drs. Kamaruddin (Asisten Administrasi Umum Sekdako Sabang), menyampaikan apresiasi kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh dan YBM BRILiaN yang selama dua tahun terakhir, telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Sabang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kota Sabang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh dan YBM BRILiaN. Kami berkomitmen melanjutkan berbagai inovasi dan praktik baik yang telah dihasilkan melalui Program Bidan untuk Negeri demi pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....