BMKG Catat 20 Titik Panas Tersebar di Delapan Kabupaten di Aceh

  • 26 Jul 2026 14:44 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mendeteksi 20 titik panas (hotspot) yang tersebar di delapan kabupaten di Provinsi Aceh berdasarkan hasil pemantauan pada 25 Juli 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Miftahul Jannah, dalam laporannya yang diterima RRI, Minggu 26 Juli 2026 menyampaikan seluruh titik panas yang terpantau berada pada kategori tingkat kepercayaan sedang. Pemantauan dilakukan menggunakan sensor satelit MODIS pada Satelit Terra dan Aqua, Suomi NPP, serta NOAA-20/VIIRS.

"Berdasarkan data BMKG, Aceh Besar menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni tujuh titik, yang tersebar di Kecamatan Kuta Cot Glie, Lembah Seulawah, dan Seulimeum. Sementara itu, Aceh Barat terdeteksi dua titik panas di Kecamatan Woyla Barat," katanya.

Selanjutnya, Aceh Jaya memiliki dua titik panas di Kecamatan Darul Hikmah dan Pasie Raya. Aceh Selatan mencatat tiga titik panas di Kecamatan Trumon, sedangkan Aceh Utara terdapat dua titik panas di Kecamatan Langkahan.

BMKG juga mendeteksi masing-masing satu titik panas di Kabupaten Bireuen (Kecamatan Jeumpa), Gayo Lues (Kecamatan Terangun), serta Kabupaten Pidie yang memiliki dua titik panas di Kecamatan Padang Tiji.

Miftahul Jannah mengatakan informasi titik panas ini merupakan hasil deteksi awal dari satelit dan belum dapat dipastikan sebagai kejadian kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, diperlukan verifikasi di lapangan oleh instansi terkait.

BMKG mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....