Arsitek Diminta Bangun Portofolio untuk Menembus Klien Asing
- 21 Jul 2026 09:40 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Peluang arsitek Aceh menembus pasar internasional semakin terbuka seiring berkembangnya ekonomi digital. Namun, untuk mendapatkan kepercayaan klien asing, para profesional dituntut memiliki portofolio yang kuat, komunikasi efektif, dan kemampuan menyampaikan gagasan secara singkat melalui pitching.
Wakil Ketua Arsitek Muda Aceh, Ferian Yavis Pradika, mengatakan pitching bukan sekadar presentasi, melainkan upaya membangun kepercayaan calon klien dalam waktu yang sangat terbatas.
"Pitching itu presentasi singkat untuk mendapatkan kepercayaan klien. Biasanya hanya dua sampai tujuh menit. Karena itu yang dilihat bukan janji, tetapi progres dan portofolio yang sudah kita hasilkan," kata Ferian dalam Dialog Beranda Asta Cita Ekonomi Digital RRI Banda Aceh, Jumat 10 Juli 2026.
Menurutnya, faktor terpenting dalam pitching adalah traksi, yakni rekam jejak pekerjaan yang telah berhasil diselesaikan. Investor atau klien internasional lebih tertarik pada bukti nyata dibandingkan rencana yang belum diwujudkan.
"Investor ingin melihat apa yang sudah kita kerjakan. Bukan sekadar mengatakan akan membuat sesuatu. Kalau sudah ada hasilnya, mereka akan lebih percaya," ujarnya.
Ferian mengungkapkan dirinya mulai menangani proyek internasional sejak 2023 bersama timnya, termasuk proyek dari Amerika Serikat dan Inggris yang berfokus pada dokumentasi rumah adat Aceh berbahan kayu.
Ia menjelaskan, proses memperoleh proyek luar negeri tidak berlangsung singkat. Persiapan dapat memakan waktu hingga delapan bulan, mulai dari pembentukan tim, penyusunan proposal, hingga proses seleksi dengan berbagai kompetitor dari negara lain.
Selain memiliki identitas atau branding yang jelas, menurut Ferian, penyedia jasa juga harus menunjukkan struktur tim, perencanaan bisnis, dan kemampuan menyelesaikan proyek secara profesional.
"Kita harus menunjukkan siapa tim kita, bagaimana rencana kerjanya, dan apa yang sudah berhasil kita capai. Itu yang menjadi dasar kepercayaan klien," katanya.
Ferian juga menekankan pentingnya memahami karakter calon investor sebelum melakukan pitching. "Cari tahu siapa investornya, latar belakangnya, apa yang menjadi ketertarikannya. Saat presentasi, kita berbicara berdasarkan kepentingan mereka sehingga peluang diterima menjadi lebih besar," ucapnya.
Ia optimistis peluang arsitek Aceh di pasar global masih sangat besar, terutama karena kekayaan budaya dan warisan arsitektur tradisional yang menjadi daya tarik tersendiri bagi klien internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....