BMKG Catat 24 Titik Panas di Aceh, Terbanyak di Aceh Barat
- 19 Jul 2026 09:54 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mencatat sebanyak 24 titik panas (hotspot) terpantau di wilayah Aceh berdasarkan hasil pemantauan satelit pada 18 Juli 2026. Data tersebut dihimpun dari sensor MODIS pada Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, serta NOAA20/VIIRS.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Miftahul Jannah, dalam laporannya yang diterima RRI menyebutkan seluruh titik panas yang terpantau berada pada kategori tingkat kepercayaan sedang.
"Berdasarkan sebaran lokasi, titik panas paling banyak terdeteksi di Kabupaten Aceh Barat, tepatnya di Kecamatan Samatiga dengan 12 titik. Selanjutnya, Kabupaten Nagan Raya di Kecamatan Darul Makmur tercatat tujuh titik, Kabupaten Aceh Jaya di Kecamatan Pasie Raya tiga titik, Kabupaten Gayo Lues di Kecamatan Rikit Gaib satu titik, dan Kota Lhokseumawe di Kecamatan Muara Satu satu titik," katanya Minggu 19 Juli 2026.
BMKG mengingatkan bahwa keberadaan titik panas belum tentu menunjukkan adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), namun dapat menjadi indikator awal yang perlu diverifikasi di lapangan oleh instansi terkait. Pemantauan secara berkala terus dilakukan untuk mendukung upaya mitigasi dan penanganan dini terhadap potensi karhutla.
BMKG juga mengimbau pemerintah daerah, petugas lapangan, dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki konsentrasi titik panas. Langkah pencegahan, termasuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dinilai penting untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....