Literasi Digital Perlu Ditanamkan sejak Dini untuk Lindungi Anak
- 30 Jun 2026 22:06 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Edukasi literasi digital sejak usia dini dinilai menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan penggunaan gawai dan media sosial di kalangan anak. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Rumah Lentera Habibi, Ahmad Safri, dalam program IDOLA (Indonesia Layak Anak) yang diselenggarakan RRI Banda Aceh, Minggu 28 Juni 2026.
Menurut Ahmad Safri, kemajuan teknologi tidak dapat dihindari sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah kemampuan anak dan keluarga dalam menggunakan teknologi secara bijak.
Ia menegaskan bahwa literasi digital harus dimulai dari lingkungan keluarga.
"Anak-anak hidup di era digital. Karena itu, yang harus kita siapkan bukan hanya kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan memahami risiko yang ada di media sosial," ujar Ahmad Safri.
Ia menambahkan, orang tua perlu menjadi teladan dalam penggunaan gawai. Kebiasaan orang tua saat menggunakan telepon pintar akan menjadi contoh yang mudah ditiru oleh anak dalam kehidupan sehari-hari.
"Perlindungan anak di ruang digital tidak cukup hanya dengan melarang. Yang jauh lebih penting adalah membangun kesadaran, memberikan contoh, dan mendampingi mereka secara konsisten," ungkapnya.
Selain keluarga, Ahmad Safri menilai sekolah, pemerintah, dan masyarakat juga perlu berkolaborasi memperkuat edukasi mengenai keamanan digital.
Dengan demikian, anak-anak memiliki bekal untuk mengenali konten berbahaya, menghindari perundungan siber, serta menggunakan media sosial secara positif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....