Aceh Besar Targetkan Sekolah Rakyat Turunkan Angka Kemiskinan dan Generasi Emas
- 30 Jun 2026 17:50 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menargetkan Sekolah Rakyat menjadi salah satu instrumen utama dalam memutus mata rantai kemiskinan sekaligus mencetak generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. Melalui program pendidikan berasrama tersebut, pemerintah berharap mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga kurang mampu.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Rahmawati, mengatakan tujuan utama penyelenggaraan Sekolah Rakyat bukan hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang dalam menurunkan angka kemiskinan di daerah. Hal itu disampaikannya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat 19 Juni 2026.
"Target utama Sekolah Rakyat adalah memutus mata rantai kemiskinan. Saat ini angka kemiskinan di Aceh Besar berada di kisaran 11 persen. Dalam lima tahun ke depan kami berharap dapat turun menjadi satu digit, sekitar 7 hingga 8 persen," kata Rahmawati.
Ia menjelaskan, target tersebut sejalan dengan program nasional yang menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga sekitar lima persen dalam beberapa tahun mendatang. Untuk mewujudkannya, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menjalankan berbagai program terpadu di bawah kepemimpinan Bupati Syukri A. Jalil dan Wakil Bupati Syahrul Muharam, mulai dari pemberdayaan ekonomi masyarakat, perbaikan jaringan irigasi, hingga kebijakan peningkatan harga gabah guna meningkatkan kesejahteraan petani.
Selain itu, pemerintah juga terus berupaya menekan angka kemiskinan ekstrem melalui peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja. Rahmawati menyebutkan, upaya tersebut telah berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga berada pada level di bawah satu persen.
Di sektor pendidikan, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya generasi yang mandiri melalui perpaduan kurikulum nasional dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler berbasis keterampilan dan pembentukan karakter.
Menurut Rahmawati, peserta didik tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga dibekali kemampuan hidup, kepemimpinan, serta kemandirian yang akan menjadi modal menghadapi dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
Ia juga berharap Sekolah Rakyat mampu mengatasi persoalan rendahnya angka partisipasi lulusan sekolah di Aceh Besar yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi negeri.
"Selama ini tingkat kelulusan siswa Aceh Besar ke perguruan tinggi negeri masih relatif rendah. Melalui pembinaan yang lebih baik dan seluruh kebutuhan siswa yang ditanggung negara, kami optimistis peluang mereka untuk melanjutkan pendidikan akan semakin besar," ujarnya.
Rahmawati menambahkan, dalam jangka panjang Aceh Besar membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat pendidikan karakter melalui berbagai program, salah satunya Gerakan Baca Kitab di Sekolah.
Program tersebut bertujuan membentuk lulusan yang memiliki karakter Islami, memahami tata cara ibadah dengan baik, serta memiliki akhlak yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
"Kami berharap lima hingga sepuluh tahun ke depan Aceh Besar memiliki generasi yang cerdas, berkarakter Islami, mandiri, dan siap menjadi pemimpin di berbagai bidang. Sekolah Rakyat menjadi salah satu investasi penting untuk mewujudkan harapan tersebut," kata Rahmawati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....