Muallaf Baru di Danau Paris Ucapkan Syahadat, Camat Beri Nama Muhammad Farhan
- 24 Jun 2026 17:28 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID Aceh Singkil – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Masjid Baitul Makmur, Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, saat prosesi pensyahadatan seorang muallaf berlangsung dengan lancar. Kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh Da'i Forum Dakwah Perbatasan (FDP), Ustadz Fitradi Aulia, serta disaksikan unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan para da'i setempat.
Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat itu turut dihadiri Camat Danau Paris, Bungaran Tumanggor, Koordinator FDP Wilayah Singkil/Subulussalam Muchlis Pohan, Insanuddin, serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Lae Balno.
Muallaf yang kemudian resmi memeluk agama Islam tersebut mendapatkan hidayah untuk menjadi seorang muslim sebagai bagian dari ikhtiarnya dalam membangun rumah tangga melalui pernikahan.
Da'i Forum Dakwah Perbatasan (FDP), Ustadz Fitradi Aulia, mengatakan bahwa pendampingan terhadap muallaf tidak berhenti pada prosesi syahadat semata, tetapi harus dilanjutkan dengan pembinaan yang berkelanjutan.
"Pensyahadatan merupakan langkah awal. Yang lebih penting adalah bagaimana para muallaf mendapatkan pendampingan dan pembinaan agar dapat memahami serta menjalankan ajaran Islam dengan baik," kata Fitradi Aulia usai prosesi pensyahadatan, di Masjid Baitul Makmur, Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Selasa, 23 Juni 2026.
Setelah resmi menjadi muslim, muallaf tersebut menerima pembinaan dasar keislaman melalui tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Alamsyah. Materi yang diberikan meliputi pengenalan akidah, tata cara ibadah, serta tuntunan awal dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.
| Baca juga: BMKG Deteksi 20 Titik Panas di Aceh |
Camat Danau Paris, Bungaran Tumanggor, menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya saudara seiman di wilayahnya. Sebagai bentuk dukungan dan doa, ia memberikan nama baru kepada muallaf tersebut, yakni Muhammad Farhan.
"Nama Muhammad Farhan kami berikan sebagai doa dan harapan agar beliau menjadi pribadi yang membawa kebahagiaan, keberkahan, serta istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam," ujar Bungaran Tumanggor.
Sementara itu, Koordinator FDP Wilayah Singkil/Subulussalam, Muchlis Pohan, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan para da'i dalam mendampingi para muallaf.
"Sinergi semua pihak sangat diperlukan agar para muallaf tidak merasa sendiri. Mereka perlu mendapatkan dukungan, bimbingan, dan lingkungan yang baik untuk memperkuat keislamannya," kata Muchlis Pohan.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kerja sama antara pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan Forum Dakwah Perbatasan dalam memberikan pendampingan kepada para muallaf. Tidak hanya mengucapkan syahadat, para muallaf juga dibekali pemahaman dasar agama sebagai bekal menjalani kehidupan baru sebagai seorang muslim.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan Muhammad Farhan dapat semakin mantap menjalankan ajaran Islam serta menjadi bagian dari masyarakat muslim yang aktif dan berkontribusi positif di lingkungan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....