Menembus Lumpur Demi Harapan: Misi Kemanusiaan untuk Dusun Terpencil di Aceh Timur
- 22 Jun 2026 20:32 WIB
- Banda Aceh
Poin Utama
- Tim gabungan PAPDI Aceh, IDI Aceh Utara, PLN Peduli, FK Unimal, dan Sekolah Quran Al-Qalam menyalurkan bantuan kesehatan, pendidikan, dan sosial kepada warga Dusun Sarah Raja, Aceh Timur.
- Sekitar 100 warga mendapat layanan kesehatan gratis, sementara puluhan anak mengikuti trauma healing dan menerima perlengkapan sekolah serta buku bacaan.
- Perjalanan menuju lokasi menempuh sekitar lima jam melalui medan berlumpur dan jembatan darurat, dengan harapan kolaborasi lintas sektor terus berlanjut hingga masyarakat pulih sepenuhnya.
RRI.CO.ID, Aceh Timur — Ketika hujan turun deras di pedalaman Aceh Timur, jalan tanah yang semula sulit dilalui berubah menjadi kubangan lumpur yang licin. Kendaraan pengangkut logistik beberapa kali kehilangan traksi. Di sejumlah titik, anggota rombongan terpaksa turun dan berjalan kaki melintasi jembatan darurat yang rapuh demi alasan keselamatan.
Perjalanan menuju Dusun Sarah Raja, Kecamatan Sah Raja, Kabupaten Aceh Timur, bukanlah perjalanan biasa. Dibutuhkan sekitar lima jam untuk mencapai kawasan yang hingga kini belum terjangkau sinyal telekomunikasi tersebut.
Namun medan berat itu tidak menyurutkan langkah tim gabungan yang terdiri atas Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Aceh, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Utara, PLN Peduli, Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, serta Sekolah Quran Al-Qalam. Pada Sabtu 20 Juni 2026, mereka membawa misi kemanusiaan yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan hingga pendidikan.
Setibanya di lokasi, tim langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada sekitar 100 warga. Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan umum dilakukan untuk membantu masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan medis. Bantuan susu khusus bagi ibu hamil juga disalurkan sebagai upaya mendukung kesehatan ibu dan anak.
Tidak hanya kesehatan fisik, perhatian juga diberikan pada kesehatan mental warga. Melalui kegiatan trauma healing, sekitar 50 anak-anak dan sejumlah warga dewasa diajak mengikuti berbagai aktivitas pemulihan psikososial untuk memperkuat ketahanan mental masyarakat.

Bantuan lain yang disalurkan meliputi paket sembako berupa beras, minyak goreng, dan gula pasir, makanan siap saji, serta bibit tanaman yang diharapkan dapat membantu kebutuhan pangan keluarga dalam jangka panjang.

Di sektor pendidikan, perhatian tim tertuju pada Sekolah Darurat Dusun Sarah Raja. Berbagai kebutuhan belajar diserahkan, mulai dari seragam sekolah, alat tulis, mainan edukatif, hingga paket makanan sehat. Selain itu, tersedia pula media pembelajaran seperti globe dan poster edukasi, serta sejumlah buku bacaan, termasuk Sirah Nabawiyah dan ensiklopedia.

Kondisi keterisolasian wilayah menjadi salah satu tantangan utama yang masih dihadapi masyarakat. Ketiadaan akses telekomunikasi membuat komunikasi dengan dunia luar sangat terbatas. Untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, PAPDI Aceh sedang mengupayakan bantuan perangkat Starlink yang diharapkan dapat membuka akses komunikasi bagi warga setempat.
Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur. Dari PAPDI Aceh hadir dr. Maulina Debbyousha, Sp.PD-KEMD dan dr. Ridhalul Ikhsan, Sp.PD. IDI Aceh Utara dipimpin Ketua IDI Aceh Utara, dr. Ikhsan, M.Ked(Paru), Sp.P. Kegiatan juga didukung tiga dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, tim Sekolah Quran Al-Qalam yang dipimpin Ustaz Imanullah, S.Si., M.Si., serta personel PLN Aceh yang dipimpin M. Ryal Rinaldi dari PLN UID Aceh.
Meski harus menghadapi cuaca yang tidak menentu dan medan yang berat, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi gambaran bahwa semangat gotong royong lintas sektor masih menjadi kekuatan penting untuk menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini berada di pinggiran akses pembangunan.
Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat PAPDI Cabang Provinsi Aceh, dr. Maulina Debbyousha, Sp.PD-KEMD, berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk mendampingi masyarakat yang terdampak bencana dan keterisolasian wilayah.
"Kami berharap dengan aktifnya kegiatan sosial seperti ini dapat memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil, kepada para korban bencana alam, khususnya masyarakat Dusun Sarah Raja, Aceh Timur. Kami juga berharap kegiatan ini dapat terus digalakkan secara berkala melalui kolaborasi lintas sektor dan organisasi hingga masyarakat terdampak benar-benar pulih kembali," ujarnya
Bagi warga Dusun Sarah Raja, bantuan yang datang bukan sekadar paket sembako, layanan kesehatan, atau perlengkapan sekolah. Kehadiran para relawan setelah menempuh perjalanan panjang menjadi penanda bahwa mereka tidak sendiri, dan bahwa perhatian terhadap daerah terpencil masih terus menyala di tengah berbagai keterbatasan.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....