Update Titik Panas di Aceh, Tersebar di Aceh Besar, Lhokseumawe dan Pidie
- 15 Jun 2026 12:41 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi empat titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Aceh berdasarkan hasil pemantauan satelit pada 14 Juni 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Betsi, dalam laporan yang diterima RRI, menyebutkan keempat titik panas tersebut terpantau dari hasil pengamatan Sensor MODIS pada Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP serta NOAA20/VIIRS.
Berdasarkan data BMKG, titik panas tersebut tersebar di tiga daerah, yakni Kabupaten Aceh Besar, Kota Lhokseumawe, dan Kabupaten Pidie. Seluruh titik panas yang terdeteksi memiliki tingkat kepercayaan kategori sedang.
"Satu titik panas terpantau di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Sementara itu, satu titik lainnya berada di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Adapun dua titik panas terdeteksi di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie," Betsi.
BMKG menjelaskan bahwa titik panas merupakan indikator adanya suhu permukaan yang relatif lebih tinggi dibandingkan area sekitarnya. Namun demikian, keberadaan titik panas tidak selalu menunjukkan telah terjadi kebakaran hutan dan lahan, sehingga masih memerlukan verifikasi lebih lanjut di lapangan.
Data pemantauan tersebut dihimpun selama periode 14 Juni 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB dan menjadi bagian dari upaya pemantauan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di Aceh.
BMKG mengimbau masyarakat serta pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas, guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak pada lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....