BMKG Catat 23 Gempa Bumi di Aceh Selama Sepekan

  • 15 Jun 2026 12:40 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 23 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Aceh dan sekitarnya selama periode 5 hingga 11 Juni 2026. Dari jumlah tersebut, tujuh gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, dalam laporan yang diterima RRI menyampaikan aktivitas kegempaan di Aceh selama sepekan masih didominasi gempa berkekuatan kecil hingga menengah.

"Berdasarkan data BMKG, sebanyak 16 kejadian gempa memiliki magnitudo kurang dari 3, sementara tujuh gempa lainnya berkekuatan magnitudo 3 hingga kurang dari 5. Tidak tercatat gempa dengan magnitudo lebih dari 5 selama periode tersebut," kata Andi Senin 15 Juni 2026.

Dari sisi kedalaman, mayoritas gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal. Sebanyak 22 kejadian tercatat pada kedalaman kurang dari 60 kilometer, sedangkan satu gempa berada pada kategori kedalaman menengah. Tidak terdapat gempa dalam dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer.

"Peta sebaran aktivitas seismik menunjukkan gempa terjadi di sejumlah wilayah Aceh, mulai dari kawasan pantai barat, tengah, hingga wilayah kepulauan. Beberapa titik gempa yang dirasakan masyarakat tersebar di wilayah Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Tengah, Aceh Timur, serta Simeulue," ungkapnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 23 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Aceh dan sekitarnya selama periode 5 hingga 11 Juni 2026 (Foto: BMKG)

Dalam laporan tersebut, BMKG juga mencatat aktivitas gempa harian tertinggi terjadi pada 7 Juni 2026 dengan 10 kejadian. Sementara pada 5 Juni dan 8 Juni masing-masing tercatat dua dan lima kejadian gempa. Aktivitas gempa kemudian menurun pada hari-hari berikutnya.

Andi Azhar Rusdin mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta terus mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan di Aceh.

BMKG menegaskan bahwa pemantauan aktivitas seismik terus dilakukan secara berkelanjutan guna memberikan informasi cepat dan akurat kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....