Pembinaan GENTING Dorong Dunia Usaha Jadi Orang Tua Asuh Cegah Stunting
- 11 Jun 2026 23:54 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membuka kegiatan Pembinaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang berlangsung di Orion Hall, Banda Aceh, Rabu 10 Juni 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Aceh, khususnya di Kota Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan bahwa tren positif kepedulian terhadap pencegahan stunting perlu terus diperluas melalui keterlibatan aktif para pelaku usaha di setiap gampong. Menurutnya, dunia usaha dapat mengambil peran strategis sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting yang membutuhkan dukungan.
“Langkah besar selalu dimulai dari tindakan sederhana dan kepedulian diri sendiri. Karena itu, saya mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting melalui program GENTING,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota Banda Aceh juga menyoroti pentingnya penyediaan ruang laktasi sebagai salah satu indikator kota yang ramah perempuan dan anak. Ia berharap ke depan dapat terbentuk Asosiasi Dunia Usaha Sahabat Anak Indonesia (ASBAI) yang mampu menjadi wadah kolaborasi dunia usaha dalam mendukung perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.
“Semakin banyak yang terlihat, semakin banyak yang peduli. Dengan keterlibatan berbagai pihak, kita dapat mewujudkan kota yang semakin baik dan layak dalam menyiapkan generasi masa depan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, mengajak para pengusaha, perusahaan, dan berbagai mitra pembangunan untuk berpartisipasi aktif dalam program GENTING dengan menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.
“Program GENTING merupakan gerakan gotong royong yang membutuhkan dukungan semua pihak. Kami mengajak dunia usaha untuk turut mengambil peran sebagai orang tua asuh sehingga semakin banyak keluarga berisiko stunting yang dapat memperoleh bantuan dan pendampingan. Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, kita berharap dapat melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting,” ujar Safrina Salim.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Tim Pengendali GENTING Aceh, Jopi Dian Saputra, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi mengenai tata kelola pelaksanaan program GENTING serta sasaran Ibu hamil, ibu menysui dan baduta (3B) sebagai kelompok sasaran yang menjadi prioritas intervensi dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, mitra kerja, pelaku usaha, perusahaan, lembaga perbankan, organisasi masyarakat, serta instansi pemerintah yang diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mendukung keluarga berisiko stunting di Aceh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak mitra yang terlibat dalam program GENTING sehingga upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga yang membutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....