Kemenag Aceh Selatan Tekankan Pentingnya Legalitas dan Pembaruan Data

  • 11 Jun 2026 15:29 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Selatan - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Selatan, melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), melaksanakan penyerahan Izin Operasional (IJOP) Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ), serta Bimbingan Teknis (Bimtek) EMIS 2026 bagi pimpinan LPQ, operator, dan penyuluh agama pembina buta aksara Al-Qur'an, di Musala Al-Ikhlas Kankemenag Aceh Selatan, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 11 LPQ secara resmi menerima izin operasional dari Kementerian Agama. Dengan adanya izin operasional, masyarakat memperoleh kepastian bahwa LPQ yang menyelenggarakan pendidikan Al-Qur'an telah terdaftar, memiliki legalitas yang jelas, serta berada dalam pembinaan dan pengawasan Kementerian Agama.

Kepala Seksi PD Pontren Kankemenag Aceh Selatan, Ishar menjelaskan bahwa LPQ yang telah memperoleh izin operasional harus terus memperbarui data lembaganya melalui sistem EMIS dan SIPDAR-PQ. Data yang akurat akan memudahkan dalam memetakan kebutuhan lembaga, menyusun program pembinaan, hingga menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.

“Ketika data lembaga lengkap dan selalu diperbarui, maka berbagai program penguatan pendidikan Al-Qur'an dapat dirancang sesuai kebutuhan masyarakat. Ini tentu akan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran yang diterima santri,” kata Ishar.

Sementara itu Plh. Kepala Kantor Kemenag Aceh Selatan, M. Suryadi Anwar menegaskan bahwa legalitas dan validitas data merupakan fondasi penting dalam pengembangan lembaga keagamaan. Menurutnya, keberadaan LPQ yang tertib administrasi akan memudahkan proses evaluasi, pembinaan, dan pengembangan program keagamaan yang lebih terarah. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pengelola LPQ, operator, dan penyuluh agama.

"Peran penyuluh agama yang aktif di tengah masyarakat diharapkan mampu membantu percepatan pemberantasan buta aksara Al-Qur'an sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan keagamaan sejak usia dini." tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....