Hari Keempat Pencarian, Korban Terseret Ombak Pulo Aceh Ditemukan Meninggal Dunia

  • 02 Jun 2026 14:13 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban laka laut yang terseret ombak di kawasan Tebing Laut Desa Alue Riyeung, Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Korban bernama Ahmat Talha Reza berusia 21 tahun, warga setempat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari keempat pencarian, Selasa 2 Juni 2026.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil mengatakan, memasuki hari keempat, area penyisiran diperluas guna meningkatkan peluang menemukan korban. "Tim gabungan menyisir sejumlah titik perairan yang diduga menjadi lokasi hanyutnya korban," ujarnya.

Dijelaskan Ridwan, sekitar pukul 08.00 WIB, seorang nelayan yang berangkat melaut dari Dermaga Dedap, Pulo Nasi melihat sebuah benda mengapung di permukaan laut. Karena merasa curiga, nelayan tersebut mendekati benda itu untuk memastikan keberadaannya.

Setelah berada di lokasi, nelayan tersebut mendapati bahwa benda yang mengapung itu adalah sesosok mayat. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada masyarakat untuk memastikan identitas korban.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Camat Pulo Aceh, Jamaluddin, pihak keluarga memastikan bahwa jasad yang ditemukan adalah Ahmat Talha Reza. Korban diketahui merupakan warga yang terseret ombak saat memancing beberapa hari sebelumnya.

Selanjutnya, korban dievakuasi oleh masyarakat bersama unsur terkait dari lokasi penemuan. Jenazah kemudian dibawa pulang ke rumah duka untuk dilakukan proses fardu kifayah dan oleh pihak keluarga.

Seperti diberitakan sebelumnya, Petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar menerima laporan mengenai seorang remaja asal Pulo Aceh yang terseret ombak saat memancing. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan tebing laut Desa Alue Riyeung, Pulo Nasi.

Menurut keterangan rekan korban, sekitar pukul 18.30 WIB pada Sabtu 30 Mei 2026, korban bersama empat temannya sedang memancing di lokasi kejadian. Saat itu, mata pancing korban tersangkut sehingga korban berinisiatif turun ke laut untuk melepaskannya.

Namun, ketika berada di perairan, tiba-tiba datang gelombang besar yang menghantam kawasan tersebut. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, tetapi terpeleset dan terjatuh, akhirnya terseret arus laut hingga hilang sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....