Belasan Hektar Lahan Terbakar di Nagan Raya

  • 31 Mei 2026 17:00 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Nagan Raya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Kabupaten Nagan Raya dan menghanguskan sekitar 17 hektare lahan. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mengingatkan adanya potensi perluasan kebakaran akibat cuaca panas dan angin kencang yang masih terjadi di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, dalam laporan yang diterima RRI, Minggu 31 Mei 2026, menyebutkan kebakaran terjadi sejak Jumat 29 Mei 2026 sekitar pukul 09.20 WIB di dua lokasi berbeda, yakni Gampong Kayee Unoe, Kecamatan Darul Makmur, dan Gampong Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

"Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 17 hektare," kata Bahron dalam laporannya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Meski demikian, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi. BPBA juga memastikan tidak ada warga yang terdampak secara langsung akibat kejadian tersebut.

Untuk menangani kebakaran, BPBD Kabupaten Nagan Raya mengerahkan dua unit mesin pompa air serta armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman turut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya personel BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, relawan Emergency Response Pusong Aceh (ERPA), dan masyarakat setempat.

Menurut Bahron, kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang menjadi tantangan dalam proses penanganan di lapangan. Faktor tersebut berpotensi mempercepat penyebaran api ke area lahan lainnya apabila tidak segera dikendalikan.

BPBA bersama BPBD kabupaten/kota terus melakukan pemantauan perkembangan situasi serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran lahan selama musim kemarau. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya karhutla yang lebih luas. Saat ini, petugas gabungan masih melakukan upaya pengendalian dan pemantauan di lokasi kebakaran untuk memastikan api tidak kembali menyebar ke wilayah sekitar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....