Tiang Pancang Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko Sudah Dipasang
- 31 Mei 2026 08:46 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Tenggara - Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pemasangan tiang pancang pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat 29 Mei 2026.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan gantung yang nantinya akan menjadi akses penghubung menuju kawasan perkebunan masyarakat. Kehadiran jembatan itu sangat dinantikan warga karena dinilai mampu mempermudah mobilitas serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pekebun.
Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan Pinem, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, pembangunan jembatan gantung tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena akan membuka akses yang lebih aman dan layak menuju area perkebunan yang selama ini menjadi sumber utama mata pencaharian warga.
“Pembangunan jembatan gantung ini sangat penting untuk membantu memperlancar mobilitas masyarakat menuju perkebunan maupun sebaliknya. Dengan adanya akses yang lebih baik, masyarakat tentu akan lebih mudah membawa hasil panen dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Pelda Ahmad Saan Pinem.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan gotong royong tidak hanya bertujuan mempercepat proses pembangunan, tetapi sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Melalui semangat gotong royong, kami berharap masyarakat terus menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan desa, dan bersama-sama merawat fasilitas yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan bersama,” tambahnya.
Selama ini, masyarakat Desa Teger Miko harus melewati jalur yang cukup sulit untuk menuju perkebunan. Kondisi medan yang berat dan terbatasnya sarana penghubung sering menjadi kendala bagi warga, terutama saat membawa hasil perkebunan untuk dipasarkan. Karena itu, pembangunan jembatan gantung perintis ini diharapkan dapat menjadi solusi yang mampu meningkatkan kelancaran akses transportasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Bagi masyarakat setempat, keberadaan jembatan gantung bukan hanya sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi simbol harapan baru untuk meningkatkan kesejahteraan dan mempermudah aktivitas sehari-hari. Akses yang lebih baik diyakini akan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial maupun perekonomian masyarakat di wilayah pedalaman.
Melalui sinergitas antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Teger Miko diharapkan dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan gotong royong ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih mudah terwujud apabila dilandasi semangat persatuan, kepedulian, dan kerja sama yang kuat antara aparat dan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....