Dinas ESDM Aceh Sebut Lonjakan Permintaan Jadi Pemicu Antrean Biosolar

  • 28 Mei 2026 15:29 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dinas ESDM Aceh menyebut antrean panjang biosolar di sejumlah SPBU di Banda Aceh dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat terhadap BBM subsidi. Kondisi ini terjadi di tengah besarnya disparitas harga antara biosolar subsidi dengan BBM non subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex.

Kabid Migas Dinas ESDM Aceh, Dian Budi Dharma mengatakan, pemerintah sebenarnya terus menambah kuota biosolar dan pertalite untuk Aceh setiap tahunnya. Pada tahun 2026, kuota biosolar untuk Aceh disebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

“Kuota biosolar maupun pertalite tiap tahun itu meningkat terus. Tahun 2026 ini kuota biosolar Aceh bertambah dibanding tahun 2025,” kata Dian dalam dialog interaktif bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Selasa 26 Mei 2026.

Menurut Dian, meningkatnya antrean bukan disebabkan berkurangnya kuota, melainkan adanya pergeseran penggunaan BBM di masyarakat. Banyak kendaraan yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi kini beralih menggunakan biosolar karena selisih harga yang cukup jauh.

“Terjadi disparitas harga yang terlalu besar antara biosolar dengan Dexlite atau Pertamina Dex. Banyak kendaraan pribadi yang sebelumnya menggunakan Dexlite sekarang larinya ke biosolar,” ujarnya.

Selain kendaraan pribadi, Dian juga menilai kemungkinan adanya sektor industri yang ikut beralih menggunakan biosolar subsidi karena tingginya harga BBM industri. Situasi ekonomi dan kondisi geopolitik global turut memengaruhi kenaikan harga BBM nonsubsidi di pasaran.

“Kondisi geopolitik di Timur Tengah menyebabkan harga BBM nonsubsidi meningkat. Ini yang menyebabkan terjadi pergeseran konsumsi di masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, fenomena perpindahan penggunaan BBM sebenarnya pernah terjadi sebelumnya saat premium dihapus dari pasaran dan masyarakat beralih menggunakan pertalite. Karena itu, pemerintah bersama pihak terkait akan terus melakukan evaluasi terhadap distribusi dan pengawasan BBM subsidi di Aceh agar penyalurannya tetap tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....