DLHK: Tahun ini Aceh Berpotensi Rawan Kebakaran Hutan
- 28 Apr 2026 06:59 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh menilai peningkatan hotspot di Aceh sebagai sinyal peringatan serius. Kondisi ini berkaitan erat dengan potensi kebakaran hutan dan lahan yang semakin meningkat.
Kepala Bidang Perlindungan dan Konsevasi Sumber Daya Alam Ekosistem DLHK Aceh, M. Daud, menyebutkan bahwa kondisi ini harus menjadi perhatian bersama. Hal ini terutama karena tren cuaca kering yang mulai mendominasi wilayah Aceh.
M. Daud menyebutkan bahwa tahun 2026 diprediksi menjadi tahun yang sangat rawan kebakaran hutan dan lahan. Informasi tersebut berdasarkan data dan analisis dari Kementerian Kehutanan.
“Fenomena tersebut bahkan disebut sebagai kondisi “El Nino Godzilla” oleh pihak kementerian. Istilah ini menggambarkan musim kering yang datang lebih cepat, lebih panjang, dan lebih panas dari biasanya,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI Banda Aceh, Senin 27 April 2026.
Menurut DLHK, kondisi ini meningkatkan risiko munculnya titik panas di berbagai wilayah. Oleh karena itu, kewaspadaan dini menjadi hal yang sangat penting. DLHK menegaskan bahwa peningkatan hotspot harus direspons dengan kesiapsiagaan tinggi. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Ia juga mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat berdampak luas terhadap lingkungan. Dampak tersebut meliputi kerusakan ekosistem hingga gangguan kesehatan masyarakat.
DLHK bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan hotspot. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini. Kerja sama lintas sektor dinilai penting dalam menghadapi ancaman musim kering ekstrem. Partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penentu dalam pencegahan kebakaran.
Dengan demikian, peningkatan hotspot di Aceh menjadi peringatan serius bagi semua pihak. DLHK menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....