Kolaborasi Kampus dan Lembaga Dorong Harapan Baru Konservasi Gajah di Aceh

  • 18 Apr 2026 15:40 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Upaya pelestarian gajah Sumatra di Aceh memasuki babak baru. Tidak hanya mengandalkan pendekatan konservasi konvensional, kini penguatan riset ilmiah dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan satwa langka tersebut.

Sebanyak enam universitas dari dalam dan luar negeri sepakat menjalin kerja sama untuk memperkuat penelitian di Lansekap Peusangan, salah satu habitat penting gajah Sumatra di Provinsi Aceh. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan konservasi yang selama ini dihadapi.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI), sebuah program kolaboratif antara WWF-Indonesia, Kementerian Kehutanan, serta PT Tusam Hutani Lestari. Program ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris, serta mitra strategis dari sektor swasta.

Sebagai penguat dari inisiatif tersebut, PECI Center dikembangkan sebagai pusat riset, pendidikan, dan kolaborasi multipihak. Keberadaan pusat ini diharapkan menjadi ruang lahirnya inovasi berbasis sains yang mampu menjawab kompleksitas persoalan konservasi di lapangan.

Conservation Director WWF-Indonesia, Dewi Lestari Yani Rizki, menegaskan bahwa keterlibatan universitas menjadi elemen penting dalam upaya ini. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis dalam menghasilkan penelitian multidisiplin yang dapat diterapkan secara langsung.

Ia menyebutkan, kolaborasi ini tidak hanya mempertemukan para akademisi, tetapi juga membuka peluang integrasi ilmu pengetahuan dengan praktik konservasi di lapangan. Dengan demikian, solusi yang dihasilkan diharapkan lebih adaptif dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Ketua Pusat Riset Kopi dan Kakao Universitas Syiah Kuala, Abubakar, menyoroti pentingnya pendekatan yang tidak semata berfokus pada satwa, tetapi juga pada manusia yang hidup berdampingan dengan gajah.

Menurutnya, konflik antara manusia dan gajah masih menjadi persoalan utama di Lansekap Peusangan. Oleh karena itu, riset yang dikembangkan tidak hanya menyasar aspek konservasi, tetapi juga strategi koeksistensi yang harmonis.

“Kami menyusun rencana aksi bersama, termasuk bagaimana mengurangi konflik manusia dan gajah, serta mengembangkan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya Jumat 17 April 2026 di salah satu Hotel di Banda Aceh.

Pendekatan ini dinilai penting karena keberhasilan konservasi tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat. Ketika masyarakat merasakan manfaat ekonomi yang sejalan dengan pelestarian lingkungan, maka upaya konservasi akan lebih mudah diterima dan dijalankan.

Dukungan juga datang dari sektor swasta, salah satunya HSBC Indonesia yang turut berkontribusi dalam pengembangan PECI Center. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah dan lembaga konservasi.

Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia, Nuni Sutyoko, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam mendorong perubahan sistemik yang berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya integrasi antara riset ilmiah dan pendekatan ekonomi dalam menciptakan model konservasi yang tidak hanya menjaga alam, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan keterlibatan akademisi, pemerintah, lembaga konservasi, dan sektor swasta, Lansekap Peusangan diharapkan dapat menjadi contoh model koeksistensi antara manusia dan gajah.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penelitian, tetapi juga mampu melahirkan kebijakan, inovasi, serta praktik lapangan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia.

Di tengah berbagai tantangan konservasi, sinergi lintas sektor ini menjadi harapan baru bahwa pelestarian gajah Sumatra bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....