Habitat Gajah Sumatera Kian Menyusut

  • 29 Mar 2026 21:36 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Kondisi gajah Sumatera saat ini semakin mengkhawatirkan akibat krisis habitat yang terus terjadi. Satwa ini bahkan telah masuk kategori kritis dan terancam punah secara global.

Communication and Education Manager WWF Indonesia, Diah R. Sulistiowati, mengatakan sekitar 71 persen populasi satwa liar dunia mengalami penurunan. Gajah Sumatera menjadi salah satu yang terdampak serius akibat alih fungsi lahan dan perubahan iklim.

“Habitat gajah semakin terdesak karena pembukaan hutan, perkebunan, dan pemukiman. Ruang hidup mereka tidak lagi mencukupi,” kata Diah dalam dialog Green Radio Sabtu 28 Maret 2026.

Ia menjelaskan, gajah memiliki jalur jelajah alami yang digunakan selama puluhan tahun. Namun perubahan lanskap membuat jalur tersebut terputus dan memicu interaksi negatif dengan manusia.

Menurutnya, kondisi ini diperparah dengan bencana alam seperti banjir yang merusak ekosistem. Akibatnya, sumber pakan gajah hilang dan mendorong satwa tersebut masuk ke kawasan permukiman.

“Yang dianggap konflik sebenarnya karena habitatnya sudah berubah. Padahal itu rumah asli gajah,” ujarnya.

Di Aceh sendiri, populasi gajah masih relatif ada, terutama di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah. Namun, ancaman kepunahan lokal mulai terjadi di beberapa wilayah akibat fragmentasi habitat.

Selain itu, keterbatasan ruang juga memicu perkawinan sesama kelompok kecil yang berisiko merusak kualitas genetik. Kondisi ini dapat mempercepat kepunahan jika tidak segera ditangani.

Diah menegaskan, gajah memiliki peran penting sebagai penjaga keseimbangan hutan. Kehilangan satwa ini akan berdampak besar terhadap ekosistem.

“Gajah itu perawat hutan. Mereka membantu regenerasi tanaman secara alami,” katanya.

Ia mengajak semua pihak untuk menjaga habitat dan menghentikan perusakan hutan. Upaya konservasi dinilai menjadi kunci untuk menyelamatkan gajah dari ancaman kepunahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....