WWF: Populasi Gajah Sumatra Terancam Punah
- 29 Mar 2026 13:28 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kondisi satwa liar di dunia saat ini berada pada titik yang mengkhawatirkan. Berdasarkan laporan Living Planet Report yang dirilis setiap dua tahun, tren populasi satwa liar menunjukkan penurunan signifikan secara global. Bahkan, sekitar 71 persen populasi satwa liar tercatat berada dalam kondisi kritis akibat berbagai tekanan lingkungan dan aktivitas manusia.
Salah satu satwa yang terdampak adalah Gajah Sumatra. Subspesies gajah Asia yang hanya ditemukan di Pulau Sumatra ini kini menghadapi ancaman serius terhadap kelangsungan hidupnya. Penurunan populasi terjadi akibat kombinasi berbagai faktor yang semakin mempersempit ruang hidup mereka.
Communications & Education Manager WWF Indonesia, Diah R. Sulistiowati, dalam dialog interaktif di RRI Pro 1 Banda Aceh, Sabtu 28 Maret 2026. Menjelaskan bahwa perubahan penggunaan lahan menjadi penyebab utama menurunnya populasi gajah. “Alih fungsi lahan untuk perkebunan, pemukiman, dan infrastruktur telah mengurangi habitat alami gajah secara drastis,” ujarnya.
Selain itu, perubahan iklim juga memperparah kondisi tersebut. Menurut Diah, perubahan pola cuaca dan ketersediaan sumber pakan membuat gajah kesulitan bertahan di habitatnya. “Perubahan iklim mempercepat degradasi habitat dan mempengaruhi ketersediaan makanan serta sumber air bagi gajah,” tambahnya.
Masalah semakin kompleks dengan meningkatnya populasi manusia yang terus memperluas wilayahnya. Akibatnya, ruang gerak gajah semakin terbatas dan seringkali memicu konflik antara manusia dan satwa liar. Kondisi ini tidak hanya mengancam keselamatan gajah, tetapi juga masyarakat di sekitar habitat mereka.
Diah menjelaskan bahwa gajah memiliki jalur migrasi alami yang telah digunakan secara turun-temurun. “Gajah memiliki rute atau jalur jelajah yang mereka gunakan selama bertahun-tahun. Ketika jalur tersebut terganggu atau hilang, maka akan sangat mempengaruhi pola hidup dan keberlangsungan populasi mereka,” jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya upaya konservasi yang terintegrasi untuk melindungi habitat dan jalur migrasi gajah. “Perlindungan habitat, pengelolaan ruang yang bijak, serta peningkatan kesadaran masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelangsungan hidup gajah dan satwa liar lainnya,” tutup Diah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....