Wali Kota Banda Aceh: Disiplin ASN Dibangun lewat Keteladanan Pimpinan

  • 28 Mar 2026 18:58 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong pembentukan budaya disiplin aparatur sipil negara (ASN) secara berkelanjutan, tidak hanya melalui inspeksi mendadak (sidak), tetapi juga lewat keteladanan pimpinan dan penerapan sistem yang terintegrasi.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, dalam wawancara bersama RRI Banda Aceh, Rabu 26 Maret 2026, mengatakan bahwa strategi membangun disiplin ASN tidak bisa hanya mengandalkan sidak semata.

“Tidak hanya sidak, kami juga melakukan pembinaan melalui forum dakwah, pelatihan, serta penguatan nilai-nilai integritas,” ujarnya.

Menurut Illiza, salah satu kunci utama dalam membangun budaya disiplin adalah keteladanan dari pimpinan. Ia menegaskan, perilaku pimpinan akan menjadi acuan bagi seluruh ASN di bawahnya.

“Kalau pimpinan hadir tepat waktu, serius dalam bekerja, dan menjaga integritas, maka itu akan menjadi standar bagi seluruh jajaran,” katanya.

Selain itu, Pemko Banda Aceh juga menerapkan sistem berbasis digital seperti e-absensi untuk memastikan kedisiplinan kehadiran ASN. Sistem ini didukung dengan pengawasan internal antarpegawai sebagai bentuk kontrol bersama.

“Saya tidak hanya mengecek absensi, tapi juga bertanya kepada rekan kerja. Jadi ada saling mengawasi dan mendukung,” jelasnya.

Illiza menambahkan, disiplin ASN bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab kepemimpinan. Koordinasi antar pimpinan dilakukan secara intensif, termasuk melalui laporan rutin dan komunikasi internal.

“Pimpinan harus aktif mengingatkan dan memastikan seluruh jajaran memahami tugas dan tanggung jawabnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti komitmen ASN di sektor pelayanan publik yang tetap bekerja meski masih dalam suasana libur. Salah satunya terlihat pada layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sudah kembali beroperasi sejak hari kedua pasca libur.

“Alhamdulillah, untuk unit pelayanan seperti PDAM, mereka sudah masuk sejak hari kedua dan tetap memberikan layanan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Illiza, komitmen tersebut menjadi indikator positif dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berorientasi pelayanan.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap, berbagai upaya ini dapat membentuk ASN yang disiplin, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....