Illiza Sebut Kehadiran ASN Banda Aceh Capai 99,71 Persen di Hari Pertama Kerja

  • 28 Mar 2026 17:19 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh mencapai 99,71 persen pascalibur panjang. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal.

Dalam wawancara bersama RRI Banda Aceh, Rabu 25 Maret 2026, Illiza menyebutkan hanya sekitar 0,29 persen pegawai yang tidak hadir, dengan alasan yang sebagian besar dapat diterima, seperti sakit dan cuti melahirkan.

“Alhamdulillah sangat menggembirakan. Tingkat kehadiran mencapai 99,71 persen. Yang tidak hadir itu karena sakit, cuti melahirkan, dan hanya sebagian kecil yang alpa,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat pula kasus ketidakhadiran yang disebabkan kendala teknis, seperti pegawai yang tidak mendapatkan tiket kapal saat hendak kembali dari Sabang, meskipun sudah berada di pelabuhan.

Meski demikian, Pemerintah Kota Banda Aceh tetap akan menegakkan disiplin dengan memberikan sanksi bagi pegawai yang terbukti melanggar aturan.

Menurut Illiza, disiplin merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia juga mengapresiasi sejumlah instansi yang mencatat kehadiran sempurna, seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan jajaran kesekretariatan yang mencapai 100 persen.

“Ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Ia menegaskan, inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebagai momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya kesiapan dan semangat kerja setelah masa libur.

“Setelah jeda libur sekitar tujuh hari, kita harus kembali dengan kesiapan penuh. Tidak boleh setengah-setengah,” ujarnya.

Illiza juga mengaitkan disiplin kerja dengan nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan. Menurutnya, bulan Ramadan menjadi sarana pembentukan karakter, seperti kedisiplinan, komitmen, dan integritas, yang harus tercermin dalam etos kerja ASN.

“Sidak ini menjadi jembatan untuk menghubungkan nilai-nilai yang kita bangun selama Ramadan dengan etos kerja setelahnya,” kata Illiza.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....