Suhu Panas Aceh Naik, Pakar Imbau Tanam Pohon

  • 10 Mar 2026 23:16 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pakar hidrometeorologi dari TDMRC Universitas Syiah Kuala, Dr. Yopi Ilhamsyah, menekankan pentingnya langkah mitigasi lingkungan untuk menghadapi suhu panas ekstrem yang semakin sering terjadi di Aceh. Menurutnya, salah satu solusi paling efektif adalah menjaga dan menambah jumlah pepohonan karena perannya yang besar dalam menurunkan suhu di permukaan bumi.

Dr. Yopi mengatakan bahwa adaptasi terhadap cuaca panas memang perlu dilakukan, namun upaya mitigasi melalui penghijauan jauh lebih penting untuk jangka panjang.

“Sebenarnya tidak ada yang bisa menggantikan peran ekologi, dalam hal ini pepohonan, untuk mendinginkan suhu di permukaan bumi,” ujarnya selaku ketua divisi Hydrometerological Hazard & Climate Change TDMRC USK kepada RRI, Sabtu 7 Maret 2026.

Ia menilai kondisi ruang terbuka hijau di perkotaan masih belum ideal. Menurutnya, jumlah pepohonan di sejumlah ruas jalan bahkan kalah dibandingkan dengan jumlah tiang listrik.

Ia menjelaskan pepohonan memiliki fungsi ekologis penting karena mampu menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen, sehingga membantu menciptakan udara yang lebih sejuk.

“Kalau kita berteduh di bawah pohon itu terasa adem karena pepohonan sedang pada puncaknya melepaskan oksigen. Itu yang membuat tubuh kembali segar dibandingkan berteduh di bawah kanopi,” sebutnya.

Dr. Yopi juga menyoroti semakin berkurangnya pepohonan akibat kebutuhan pembangunan dan kekhawatiran terhadap risiko pohon tumbang saat angin kencang. Padahal menurutnya, pepohonan merupakan salah satu benteng alami untuk mengurangi dampak krisis iklim. Ia berharap masyarakat dan pemerintah dapat lebih memperhatikan keberadaan pohon di ruang publik sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....