Illiza–Afdhal Bukber Bersama Keuchik dan Imum Mukim, Perkuat Sinergi Gampong

  • 10 Mar 2026 09:12 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah menggelar buka puasa bersama para keuchik dan imum mukim se-Banda Aceh di Pendopo Wali Kota, Senin 9 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Banda Aceh dengan para pemimpin gampong yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

Acara turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, para pejabat di lingkungan Setdako Banda Aceh, para camat, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Tausiah disampaikan oleh Zul Arafah yang juga memimpin doa bersama.

Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan apresiasi kepada para keuchik dan imum mukim yang selama ini berperan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di tingkat gampong.

“Keuchik dan imum mukim merupakan pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat. Mereka memahami secara langsung kondisi, kebutuhan, serta harapan warga di gampong masing-masing,” ujarnya.

Menurut Illiza, peran para pemimpin gampong sangat strategis, tidak hanya dalam menjalankan pemerintahan, tetapi juga sebagai penggerak kebersamaan dan penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, momentum buka puasa bersama tersebut bukan sekadar kegiatan kebersamaan di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kota dan pemerintahan gampong.

Pada kesempatan itu, Illiza juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang diraih Pemerintah Kota Banda Aceh dalam satu tahun terakhir. Salah satu capaian yang disorot adalah penurunan angka kemiskinan di Banda Aceh dari 6,95 persen menjadi 5,45 persen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, Banda Aceh juga mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 89,55 poin yang menempatkan kota tersebut sebagai daerah dengan capaian IPM tertinggi secara nasional.

“Angka ini mencerminkan kemajuan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata Illiza.

Di sektor kesehatan, pemerintah kota juga mencatat penurunan prevalensi stunting sebesar 3,4 persen melalui berbagai program peningkatan kesehatan keluarga, khususnya bagi ibu dan anak.

Illiza menegaskan berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari peran aktif masyarakat serta dukungan para keuchik dan imum mukim sebagai penggerak pembangunan di tingkat gampong. Memasuki tahun kedua kepemimpinan Illiza–Afdhal, Ia berharap kerja sama antara pemerintah kota dan pemerintahan gampong dapat semakin diperkuat melalui komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang baik.

“Banda Aceh sebagai kota dengan nilai-nilai keislaman yang kuat membutuhkan peran para pemimpin gampong untuk terus menjaga suasana yang religius, harmonis, serta penuh kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....