329 WNI di Iran Dievakuasi Bertahap, Pemerintah Aceh Masih Tunggu Data

  • 07 Mar 2026 21:52 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terkait perkembangan situasi WNI di Iran dan kawasan Timur Tengah. Hingga saat ini, belum ada data rinci terkait asal daerah para WNI tersebut, termasuk apakah terdapat warga asal Aceh di antara mereka.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri belum menyampaikan klasifikasi WNI berdasarkan daerah asal masing-masing. Informasi yang tersedia saat ini masih bersifat umum terkait jumlah WNI yang berada di wilayah tersebut.

“Sampai saat ini pihak Kemenlu belum menyampaikan klasifikasi WNI menurut asal daerah masing-masing, termasuk Aceh, baik yang berada di Iran maupun kawasan Timur Tengah lainnya,” kata Muhammad MTA dalam keterangan resminya, Sabtu 7 Maret 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi resmi yang disampaikan kepada publik, terdapat sekitar 329 WNI yang berada di Iran. Mayoritas dari mereka merupakan mahasiswa dan pelajar yang tinggal di Kota Qom dan Teheran.

Muhammad MTA juga menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah mulai melakukan proses evakuasi terhadap WNI dari Iran sejak Jumat, 6 Maret.“Evakuasi tahap pertama kemarin berjumlah 32 orang melalui Azerbaijan, dan evakuasi lanjutan masih terus dijalankan pemerintah sesuai kondisi keamanan setempat,” ujarnya.

Sementara itu, untuk WNI yang berada di negara-negara Timur Tengah lainnya, kondisinya dipastikan relatif aman. Pemerintah setempat juga telah mengeluarkan imbauan kepada warga, termasuk warga asing, untuk tetap berada di rumah jika tidak memiliki kepentingan mendesak demi alasan keamanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....