Perubahan Iklim Menyebabkan Bencana Hidrometeorologi di Aceh

  • 07 Mar 2026 18:33 WIB
  •  Banda Aceh

RRI. CO. ID, Banda Aceh - Aceh sedang menghadapi dampak perubahan iklim yang ekstrem, dengan suhu panas yang meningkat signifikan dalam dua dekade terakhir. Dr. Yopi Ilhamsyah, Ketua Divisi Hydrometeorological Hazard dan Climate Change TDMRC USK, menyatakan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan berbagai bencana hidrometeorologis, seperti hujan es dan angin puting beliung, hal tersebut disampaikan saat diwawancara RRI, Sabtu (07/03/2026)

Yopi mengatakan ada beberapa dampak perubahan iklim di Aceh Kenaikan Suhu, suhu di Aceh telah meningkat 1,9 derajat Celsius sejak tahun 2000, menyebabkan kekeringan dan gagal panen di Aceh Besar dan Aceh Utara.

Kemudian Banjir dan Tanah Longsor, perubahan pola curah hujan telah memicu banjir dan tanah longsor di Aceh Selatan dan Aceh Tengah. Angin Puting Beliung, angin puting beliung telah merusak ratusan rumah dan fasilitas umum di Aceh.

Yopi menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap perubahan iklim dan perlunya edukasi serta simulasi bencana hidrometeorologis. "Perubahan iklim ini terjadi secara perlahan namun berkelanjutan, sehingga kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan," ujarnya.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya perubahan iklim perlu dilakukan beberapa lsngkah konkrit sebagai solusi, mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengompos sampah organik.,menggunakan varietas tanaman yang tahan kekeringan dan banjir, serta merehabilitasi mangrove dan terumbu karang, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perubahan iklim dan dampaknya, kata Yopi

"Dengan kesadaran dan aksi bersama, Aceh dapat lebih tangguh menghadapi dampak perubahan iklim, " tutup Yopi

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....