Banda Aceh Berpotensi Risiko Likuifaksi

  • 04 Mar 2026 22:19 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Potensi bencana likuifaksi perlu dipahami masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki sumber gempa kuat dan kondisi tanah berpasir dengan muka air tanah dangkal seperti di Banda Aceh.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Adrin Tohari, M.Eng., menjelaskan fenomena likuifaksi sangat dipengaruhi oleh sumber gempa dan kondisi geologi suatu wilayah. Daerah yang tersusun dari pasir lepas serta memiliki air tanah dangkal memiliki potensi lebih besar mengalami likuifaksi saat gempa kuat terjadi.

“Fenomena likuifaksi itu bergantung pada sumber gempa dan kondisi tanahnya. Daerah yang punya sumber gempa kuat dan tersusun oleh material pasir lepas serta muka air tanahnya dangkal itu punya potensi likuifaksi,” ujarnya dalalm perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa 3 Maret 2026.

Ia mencontohkan beberapa peristiwa likuifaksi yang pernah terjadi di Indonesia, antara lain pada gempa di Maumere, Bengkulu, Padang, Yogyakarta, hingga yang paling besar di Palu dan Sigi, Sulawesi Tengah pada 2018. Menurutnya, wilayah pesisir seperti Banda Aceh juga perlu meningkatkan kewaspadaan karena karakter tanahnya serupa.

Adrin menambahkan, likuifaksi tidak selalu berupa pergerakan tanah besar seperti di Palu, tetapi juga bisa muncul dalam bentuk semburan pasir, penurunan tanah, atau retakan permukaan. Karena itu, masyarakat diimbau memahami tanda-tandanya agar lebih siap menghadapi risiko bencana di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....