Peneliti BRIN Beberkan Potensi Likuifaksi di Aceh

  • 04 Mar 2026 18:29 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Fenomena likuifaksi menjadi salah satu dampak serius yang dapat terjadi saat gempa bumi melanda suatu wilayah. Hal ini disampaikan Dr. AndrinTohari, M.Eng selaku Penelitian utama bidang geoteknik BRIN dalam dialog bersama Pro1 RRI Banda Aceh, pada Selasa, 3 Maret 2026.

Likuifaksi adalah proses berubahnya tanah yang semula padat menjadi seperti cairan akibat getaran gempa yang kuat. Kondisi ini umumnya terjadi pada tanah berpasir yang jenuh air.

“Ketika gempa terjadi, tekanan air di dalam pori-pori tanah meningkat drastis sehingga butiran tanah kehilangan daya ikatnya. Akibatnya, tanah menjadi lunak dan tidak mampu menopang bangunan di atasnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, likuifaksi lebih berpotensi terjadi di wilayah dataran rendah, kawasan pesisir, atau daerah dengan kandungan air tanah yang tinggi. Karena itu, pemetaan zona rawan menjadi langkah penting dalam mitigasi bencana.

Dalam kesempatan tersebut juga disinggung sejumlah peristiwa gempa besar di Indonesia yang memicu likuifaksi, sehingga menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman warga. “Pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini agar masyarakat memahami risiko serta langkah antisipasi yang perlu dilakukan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dialog ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan masyarakat, khususnya di Aceh yang berada di kawasan rawan gempa. “Edukasi menjadi kunci dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....