Keluarga Jadi Benteng Terakhir dalam Pembinaan Remaja di Aceh

  • 28 Feb 2026 23:19 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam dan Dai Dinas Syariat Islam Aceh, Ustaz Dr. Fikri bin Sulaiman Ismail, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng terakhir dalam membina anak dan remaja di tengah penerapan syariat Islam di Aceh. Pernyataan ini disampaikan dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa 24 Februari 2026.

Menurut Ustaz Fikri, tantangan mendidik generasi muda tidak hanya terjadi di Aceh, tetapi di seluruh Indonesia. Namun, di Aceh, konteks syariat Islam yang diterapkan secara formal melalui qanun membuat keluarga memiliki peran strategis dalam menanamkan akhlak dan karakter sejak dini.

“Banyak pelanggaran yang terjadi justru dilakukan oleh usia sekolah dan mahasiswa. Ini menunjukkan bahwa aturan formal tidak cukup, dan keluarga harus hadir sebagai benteng terakhir dalam membimbing mereka,” ujarnya.

Ia mengingatkan orang tua untuk menjalankan prinsip Al-Qur’an, “Quu anfusakum wa ahlikum nara” (jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka), sebagai dasar tanggung jawab bersama dalam membina generasi. Pendidikan karakter, teladan, dan pengawasan di lingkungan rumah menjadi kunci agar remaja mampu memahami dan menjalankan nilai-nilai syariat dengan baik.

“Syariat Islam tidak hanya tentang aturan, tetapi harus hidup dalam kesadaran dan perilaku sehari-hari anak-anak dan remaja. Keluarga adalah lini pertama yang menentukan keberhasilan pembinaan ini,” pungkas Ustaz Fikri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....